Pencarian

Podcast Kelupas

Menkeu Lirik Pungutan Kapal di Selat Malaka, Terinspirasi Iran

Kamis, 23 April 2026 • 06:15:36 WIB
Menkeu Lirik Pungutan Kapal di Selat Malaka, Terinspirasi Iran
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Istimewa)

JAKARTA (RA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melirik potensi penerapan pungutan bagi kapal yang melintas di Selat Malaka.

Ia mengaku terinspirasi dari kebijakan Iran yang mengenakan pungutan bagi kapal di Selat Hormuz.

“Kapal lewat Selat Malaka nggak kita charge ya, sekarang Iran meng-charge kapal lewat Selat Hormuz, kalau kita bagi tiga Indonesia, Malaysia, Singapura, lumayan kan,” ujar Purbaya, Rabu (22/4/2026) sebagaimana dilansir dari rmol.id.

Menurutnya, skema tersebut berpotensi menghasilkan tambahan penerimaan negara yang signifikan. Bahkan, pendapatan itu bisa dibagi antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura sesuai panjang wilayah masing-masing.

Dalam perhitungan awal, Indonesia dan Malaysia berpeluang mendapatkan porsi lebih besar dibanding Singapura.

Meski demikian, Purbaya menegaskan Indonesia bukan negara yang semata-mata memanfaatkan jalur strategis untuk menarik keuntungan.

“Kalau bisa seperti itu, tapi kan nggak begitu,” katanya.

Ia juga menekankan posisi strategis Indonesia dalam jalur perdagangan dan energi global.

“Indonesia ini bukan negara pinggiran, kita ada di jalur strategis perdagangan dan energi dunia,” tandasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks