Pencarian

Podcast Kelupas

Dari Pandai Besi ke Sentra Produksi, Bantuan PalmCo Dongkrak Ekonomi Desa Teratak

Rabu, 22 April 2026 • 04:00:00 WIB
Dari Pandai Besi ke Sentra Produksi, Bantuan PalmCo Dongkrak Ekonomi Desa Teratak
Dari Pandai Besi ke Sentra Produksi.

KAMPAR (RA) - Denting besi bertalu di Desa Teratak, Kabupaten Kampar, kini bukan sekadar suara kerja. Ia menjadi tanda bangkitnya ekonomi warga.

Di bawah naungan CV Mola Maju Basamo, puluhan pandai besi yang sebelumnya serba terbatas kini mampu meningkatkan produksi secara signifikan.

Dorongan datang dari program TJSL PTPN IV PalmCo. Terbaru, bantuan alat senilai Rp115 juta berupa air hammer dan automatic grinder membuat kapasitas produksi melonjak.

Jika sebelumnya hanya sekitar 3.000 unit alat perkebunan per bulan, kini mencapai hingga 30.000 unit.

Pimpinan CV Mola Maju Basamo, Desrico Apriyus, mengatakan titik balik usaha terjadi saat pandemi COVID-19.

"Waktu itu hampir semua usaha sulit. Tapi PTPN hadir, menyerap produk kami dan membantu kami tetap bertahan," ujarnya, Selasa (22/4).

Kemitraan berlanjut dengan dukungan modal Rp800 juta pada tahun berikutnya. Bengkel kecil yang tersebar kemudian berkembang menjadi sentra produksi yang lebih terorganisir.

Teknologi juga mulai digunakan, menggantikan metode konvensional yang selama ini membatasi produksi.

"Tanpa PTPN, sulit dibayangkan kami bisa produksi hingga 1.000 unit per hari," katanya.

Dampaknya, tenaga kerja meningkat dari belasan menjadi 23 orang dan ditargetkan mencapai 33 orang. Sekitar 100 pemuda desa juga dilibatkan sebagai mitra pemasaran.

Efek ekonomi mulai terasa. Pendapatan pekerja yang sebelumnya terbatas kini rata-rata mencapai Rp7 juta per bulan dan diproyeksikan naik hingga Rp10-15 juta.

Tak hanya ekonomi, dampak sosial juga muncul. Sebagian keuntungan usaha mulai dialokasikan untuk kegiatan masyarakat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menegaskan program TJSL diarahkan untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

"Kami ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat," ujarnya.

Kini, denting besi di Desa Teratak bukan hanya menghasilkan alat perkebunan, tapi juga harapan baru bagi masa depan warga.

 
 

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks