BENGKALIS (RA) - Polres Bengkalis memastikan pelaksanaan tes urine bagi personelnya sebagai tindak lanjut instruksi Polda Riau dalam mendukung Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
Kegiatan tersebut digelar serentak pada Senin (23/2/2026) pukul 08.00 WIB bersama seluruh jajaran Polda serta Polres/Polsek se-Provinsi Riau.
Kebijakan ini berlaku tanpa pengecualian, mulai dari Kapolda, Pejabat Utama, hingga seluruh Kapolres dan Kapolsek jajaran.
Langkah tegas tersebut menjadi bukti komitmen institusi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus memastikan internal Polri bersih dari narkoba.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan kesiapan pihaknya menjalankan instruksi tersebut di wilayah hukum Polres Bengkalis. Namun pelaksanaannya dilakukan secara acak guna menjaga objektivitas hasil pemeriksaan.
"Sesuai instruksi tersebut kita laksanakan, tetapi tidak sekaligus semuanya, melainkan dipilih secara acak," ujarnya.
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba menjadi atensi utama sejak dirinya menjabat, termasuk sebelum bertugas di Bengkalis.
Komitmen itu tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga jaringan pengedar hingga bandar besar.
"Kita juga musuh dengan narkoba, saya akan tindak para pelaku. Sekarang kita mulai menangkap dari bawah, nanti akan kita dapatkan kalangan bandarnya," tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyebut pelaksanaan tes urine ini merupakan implementasi Program P4GN sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengawasan melekat berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (Waskat) di lingkungan Polri.
Menurut Kapolda, pembersihan internal menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.
"Dengan memastikan seluruh personel bebas narkoba, diharapkan tugas penegakan hukum, pelayanan, serta perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, profesional, dan berintegritas," jelas Kapolda.