Pencarian

Podcast Kelupas

Retret PWI 2026, Wamensos: Sekolah Rakyat Senjata Pemerintah Lawan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 • 19:32:51 WIB
Retret PWI 2026, Wamensos: Sekolah Rakyat Senjata Pemerintah Lawan Kemiskinan Ekstrem
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono.

BOGOR (RA) - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui program Sekolah Rakyat.

Program ini dirancang sebagai solusi komprehensif untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan formal berbasis asrama.

Hal tersebut disampaikan Agus Jabo saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tahun 2026 di Pusat Komando Bela Negara (Puskombelneg) Kementerian Pertahanan, Bogor, Jumat (30/1/2026).

Agus Jabo menyebut pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menargetkan angka kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026.

Target tersebut merujuk pada UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial serta Instruksi Presiden Nomor 4 dan 8 Tahun 2025.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan pemerintah, kata Agus Jabo, adalah penerapan Satu Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data tunggal yang dipadankan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Dengan DTSEN, seluruh kebijakan berbasis data yang akurat. Kita bekerja berdasarkan evidence-based social policy, bukan opini atau tekanan politik," tegasnya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan formal jenjang SD, SMP, dan SMA berbasis asrama yang seluruh biayanya ditanggung negara.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem tanpa seleksi tes masuk.

Setiap siswa mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari seragam, konsumsi harian bergizi, hingga sarana pembelajaran berbasis teknologi.

Hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di 34 provinsi dengan total siswa mencapai 15.954 orang.

Program ini juga didukung ribuan tenaga pendidik serta sistem kerja lintas kementerian dan lembaga. Agus Jabo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan kerja bersama seluruh elemen pemerintah.

"Tujuan akhirnya adalah mencetak generasi yang pintar, berkarakter, dan terampil agar mampu mengubah masa depan keluarganya," ujarnya.

Di akhir pemaparannya, Agus Jabo mengajak insan pers yang tergabung dalam PWI untuk ikut mengawal dan menyosialisasikan program Sekolah Rakyat agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks