Pencarian

Podcast Kelupas

Curhat Lewat Spanduk, Pemuda Sungai Manasib Ajak Polisi Perangi Narkoba

Kamis, 29 Januari 2026 • 09:12:45 WIB
Curhat Lewat Spanduk, Pemuda Sungai Manasib Ajak Polisi Perangi Narkoba
Perwakilan masyarakat Sungai Manasib menggelar pertemuan bersama Kapolsek Bangko Pusako AKP Bahagia Ginting di Kantor Polsek Bangko Pusako

ROHIL (RA) - Keresahan pemuda dan masyarakat Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, terhadap maraknya pencurian sawit, keberadaan penadah sawit curian, serta peredaran narkoba jenis sabu, akhirnya mendapat perhatian luas.

Hal itu mencuat setelah spanduk aspirasi warga terkait kondisi keamanan kampung viral di media sosial.

Menindaklanjuti situasi tersebut, pemuda dan perwakilan masyarakat Sungai Manasib menggelar pertemuan bersama Kapolsek Bangko Pusako AKP Bahagia Ginting di Kantor Polsek Bangko Pusako, Rabu (28/1/2026).

Pertemuan ini menjadi forum penyampaian aspirasi sekaligus penguatan komitmen bersama untuk mengembalikan rasa aman di lingkungan masyarakat.

Ketua Karang Taruna Sungai Manasib, Zakaria, menyampaikan secara tegas keprihatinan pemuda atas kondisi keamanan kampung yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Menurutnya, pencurian sawit dan peredaran narkoba tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda.

"Kami, pemuda dan masyarakat Sungai Manasib, sudah sangat resah. Pencurian sawit terus terjadi dan narkoba mulai merusak generasi kami. Spanduk yang kami pasang adalah bentuk kepedulian, bukan provokasi," kata Zakaria, Kamis (29/1/2026) pagi.

Hal senada disampaikan Yuliandri yang menegaskan kesiapan pemuda untuk terlibat aktif menjaga keamanan lingkungan serta mendukung tugas kepolisian dengan memberikan informasi yang dibutuhkan.

"Kami siap mendukung kepolisian dengan memberikan informasi yang kami ketahui. Kami ingin menjadi bagian dari solusi agar kampung kami kembali aman dan tertib," ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek Bangko Pusako AKP Bahagia Ginting mengapresiasi keberanian dan kepedulian pemuda serta masyarakat Sungai Manasib dalam menyuarakan keresahan mereka.

Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Peran pemuda dan masyarakat sangat penting. Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk kerja sama dan informasi dari masyarakat," ujar Bahagia Ginting.

Ginting menambahkan, pihak kepolisian akan menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat guna menekan angka kejahatan, khususnya pencurian sawit dan peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Sungai Manasib.

"Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemuda, masyarakat, dan aparat kepolisian, sehingga keamanan dan ketertiban di Sungai Manasib dapat kembali terjaga secara berkelanjutan," tutup Ginting.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks