Ir.Nofrizal

Masyarakat Dihimbau Berhati-hati Berbelanja

Kamis,01 Agustus 2013 - 02:27:00 WIB Di Baca : 62432 Kali

PEKABARU (RA)- Masyarakat Kota Pekanbaru diminta berhati-hati ketika berbelanja. Biasanya, menjelang hari besar seperti Idul Fitri, kadang dimanfaatkan orang-orang yang tak bertanggungjawab dengan menjual makanan dan minuman (mamin) kadaluarsa.

Menghindari beredarnya mamin kadaluarsa, juga penimbunan bahan sembilan bahan pokok (sembako), dan menaikkan harga jual di Kota Pasaran, diharapkan kepada instansi terkait seperti Tim Pengawas Peredaran Barang dan Makanan (TPPBM) untuk melakukan pengawasan terhadap prilaku oknum yang tak bertanggungjawab tersebut.

"Kita harapkan TPBBM turun langsung ke pasar untuk melakukan pengawasan atau razia mamin, penumpukan barang, lonjakan harga barang atau lain sebagainya pada saat Ramadan dan menjelang lebaran nanti," ucap Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) kota Pekanbaru Ir Nofrizal, ketika berbincang melalui sambungan telepon, Kamis (01/8/2013).

Lebih lanjut dikatakannya, razia tersebut nantinya bertujuan untuk sterilisasi barang kedarluarsa selama puasa dan lebaran, sehingga masyarakat tidak dirugikan dan juga melakukan pengecekan, baik itu persoalan harga, penimbunan barang dan lain sebagainya.

Yang tujuannya untuk melindungi konsumen dan juga agar persaingan usaha berlangsung kondusif dan tidak dimanfaatkan oleh segelintir orang karena meningkatnya permintaan selama ramadhan dan jelang lebaran.

Jika dilakukan razia, nantinya masyarakat sejak awal sudah diingatkan agar semakin waspada saat berbelanja agar tidak membeli mamin kadaluarsa. Razia ini juga berguna untuk melindungi konsumen dari lonjakan harga atau permainan harga akibat penimbunan barang atau lainnya.  

"Kalau tidak dimulai dari sekarang dilakukan pantauan pasar, kita khawatirkan selama Ramadan, harga dan produk yang kadaluarsa tidak terkontrol, dan imbasnya adalah bisa membahayakan konsumen," ucapnya.

Kemudian kepada para konsumen agar lebih hati-hati sebelum membeli sebuah produk khususnya yang berbentuk kemasan dengan cara memeriksa kemasan, label dan juga tanggal kadaluarsanya.

Sebab, menurut dia, bisa saja masih ada jenis makanan dan minuman kedaluarsa yang beredar di sejumlah toko dan pasar swalayan di Pekanbaru yang luput dari pengawasan petugas.

"Kalau masih ada, tolong dikembalikan, karena itu bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh, atau langsung laporkan kepada tim pemko Pekanbaru," kata Nofrizal menjelaskan.

Laporan: Doni Dwi Putra

Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com