Ratusan PPPK Pemko Pekanbaru Terima SK Pengangkatan

Ratusan PPPK Pemko Pekanbaru Terima SK Pengangkatan
Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun menyerahkan SK pengangkatan PPPK

Riauaktual.com - Sebanyak 636 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menerima surat keputusan (SK) pengangkatan dari Penjabat (Pj) Walikota Muflihun. Penyerahan SK PPPK Pemko Pekanbaru ini digelar di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Senin (20/5). 

Pj Walikota Muflihun mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK. ASN berperan sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional.

Kemudian ASN juga melaksanakan kebijakan pelayanan publik secara profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). 

"Kami berharap agar bisa bekerja sesuai dengan arahan pimpinan. Bekerja dengan sungguh-sungguh dan niat baik," kata Muflihun. 

Masa kontrak PPPK Pemko Pekanbaru dengan formasi tahun 2023 adalah 5 tahun. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018.

 

"Dalam PP ini disebutkan, masa hubungan PPPK paling singkat satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan berdasarkan penilaian kinerja. Masa kerja PPPK Pemko Pekanbaru yang maksimal dan akan diperpanjang setelah masa kontrak selesai sesuai dengan batas usia pensiun," terang Muflihun. 

Pemko Pekanbaru berkomitmen menetapkan masa perjanjian kerja paling lama dibandingkan pemerintah kabupaten dan kota lainnya yang hanya 2 atau 3 tahun. Meskipun Pemko Pekanbaru menetapkan masa kerja PPPK secara maksimal, namun masa kerja bisa tidak diperpanjang.

"Hal itu disebabkan PPPK tidak mencapai kinerja yang ditetapkan, tidak berkinerja baik, dan melanggar disiplin ASN dan hal lain yang membuat pemutusan hubungan kerja," jelas Muflihun. 

Ia menuturkan, jumlah PPPK yang menerima SK sebanyak 636 orang. PPPK ini terdiri dari tenaga guru sebanyak 565 orang. Rinciannya, guru SD 478 orang dan SMP 87 orang. 

"Kemudian, tenaga kesehatan 27 orang. Tenaga teknis sebanyak 44 orang," pungkasnya.

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index