Pencarian

Podcast Kelupas

Baznas Riau Salurkan Infak Senilai Rp3 Miliar Guna Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi

Jumat, 13 Maret 2026 • 14:31:32 WIB
Baznas Riau Salurkan Infak Senilai Rp3 Miliar Guna Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi
Penyerahan infak oleh Baznas Riau guna pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi

PEKANBARU (RA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau berupaya mendorong pembangunan guna kemaslahatan umum di Provinsi Riau. Salah satunya dengan membantu pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

Di mana, bantuan senilai Rp3 miliar itu diserahkan oleh Ketua Baznas Riau Masriadi Hasan kepada Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, Jumat (13/3/2026).

Masriadi Hasan menyebutkan bantuan tersebut berasal dari infak masyarakat yang ditunaikan melalui Banzas Riau.

"Ini berasal dari infak masyarakat Riau. Karena berdasarkan asnafnya, infak ini bersifat fleksibel. Bisa diserahkan kepada siapa saja yang membutuhkan, untuk kepentingan umum seperti pembangunan masjid, jembatan ataupun fasilitas sosial," kata Masriadi Hasan.

Dikatakan Masriadi, pembangunan jembatan ini bersifat kolaboratif yang melibatkan beberapa pihak. Di mana, dari data yang didapatkan pihaknya, dana yang dibutuhkan senilai Rp6,9 miliar untuk 26 jembatan.

"Jadi ini bentuk kolaborasi Baznas Riau dalam mensejahterakan kehidupan masyarakat. Karena anak-anak di daerah itu, harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk bisa ke sekolah, harus menyebrang sungai, harus membuka sepatu karena lumpur," katanya.

Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Darurat Pembangunan Jembatan untuk mendukung program nasional pembangunan ribuan jembatan, khususnya di daerah terpencil.

Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Riau Brigjen Pol Hengky Haryadi mengatakan, pembentukan satgas tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI yang kemudian diperintahkan Kapolri dan diimplementasikan oleh Kapolda Riau.

"Sebagaimana arahan Bapak Presiden tentang pembangunan ribuan jembatan di seluruh Nusantara, khususnya di daerah terpencil, Kapolri menindaklanjutinya dengan membentuk Satgas Darurat Pembangunan Jembatan. Ini kemudian kami implementasikan di jajaran Polda Riau," kata Brigjen Hengky.

Menurut Hengky, Satgas Pembangunan Jembatan Polda Riau melakukan verifikasi dan asesmen langsung ke lapangan bersama masyarakat. Pembangunan dilakukan dengan pendekatan bottom up, sesuai kebutuhan dan keinginan warga.

"Di Riau, jembatan bukan sekadar penghubung. Jika akses ini terputus, maka akses hidup masyarakat ikut terganggu, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas ibadah," ujarnya.

Berdasarkan hasil asesmen, Polda Riau akan membangun dan merenovasi total 26 jembatan dengan panjang keseluruhan sekitar 700 meter. Rinciannya, 17 jembatan baru dan 9 jembatan direnovasi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga diagendakan akan meresmikan salah satu jembatan pada Selasa (17/3/2026). Tepatnya Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar dengan spesifikasi panjang 27,5 meter dan lebar 4 meter.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks