Pencarian

Podcast Kelupas

Pemko Pekanbaru Genjot Pembangunan Drainase, Rp100 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Banjir

Jumat, 31 Juli 2026 • 15:10:00 WIB
Pemko Pekanbaru Genjot Pembangunan Drainase, Rp100 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Banjir
Pekerja melakukan pembangunan drainase Jalan Darma Bakti Kecamatan Payung Sekaki.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggenjot penanganan banjir dengan membangun dan memperbaiki jaringan drainase di sejumlah titik rawan genangan. Untuk mendukung program tersebut, Pemko mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar pada APBD 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan saat ini pembangunan drainase difokuskan di sejumlah ruas jalan yang selama ini kerap dilanda banjir.

"Pembangunan drainase di Jalan Suka Karya memiliki panjang sekitar 700 meter. Sedangkan di Jalan Darma Bakti sekitar 1,2 kilometer," kata Edward, Jumat (31/7/2026).

Edward menjelaskan, pembangunan di Jalan Darma Bakti difokuskan pada titik-titik yang belum memiliki saluran drainase sehingga jaringan yang sudah ada dapat tersambung secara utuh.

"Pekerjaan kami fokuskan pada titik permasalahan banjir. Ada beberapa bagian jalan yang sudah memiliki drainase, sehingga kami hanya membangun saluran hingga Simpang Empat Jalan Darma Bakti agar sistem drainase menjadi terhubung," jelasnya.

Menurut pria yang akrab disapa Edu itu, aliran air dari saluran baru nantinya akan bermuara ke Sungai Air Hitam sebagai saluran pembuangan utama. Selain memperpanjang jaringan, kapasitas drainase juga ditingkatkan dengan membangun saluran berukuran lebih besar dibandingkan saluran lama.

Selain di Jalan Suka Karya dan Jalan Darma Bakti, pekerjaan drainase juga dilakukan di Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan. Dari total sekitar 700 meter saluran, sepanjang 100 meter akan dibangun baru karena sudah tidak berfungsi, sedangkan sisanya dilakukan normalisasi.

Perbaikan drainase juga berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Rumah Sakit Awal Bros, dengan panjang pekerjaan sekitar 500 meter. Sementara itu, pembangunan drainase di Jalan Paus juga masih terus dikerjakan.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyebutkan Pemko telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pembangunan dan perbaikan drainase sebagai bagian dari program penanganan banjir tahun 2026.

"Drainase untuk tahun ini masih menjadi fokus kami sekaligus untuk menangani banjir," ujar Markarius.

Ia mengatakan, selain pembangunan drainase, pemerintah juga melakukan perbaikan jalan secara simultan di sejumlah ruas. Tim di lapangan juga terus mendata titik-titik rawan banjir agar penanganan dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.

Menurut Markarius, porsi anggaran infrastruktur dalam APBD 2026 memang diperbesar untuk mendukung peningkatan kualitas jalan sekaligus memperkuat sistem drainase sebagai solusi jangka panjang dalam mengurangi banjir di Kota Pekanbaru.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks