Titipan Mendagri, Gubernur Riau Lantik Pj Wali Kota Pekanbaru dan Bupati Kampar

Titipan Mendagri, Gubernur Riau Lantik Pj Wali Kota Pekanbaru dan Bupati Kampar

Riauaktual.com - Dua penjabat kepala daerah di Riau dilantik. Keduanya yakni Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun dan Pj Bupati Kampar Kamsol, mereka tidak terdaftar dalam rekomendasi Gubernur Riau Syamsuar saat diajukan ke Kementerian Dalam Negeri. Kamsol dan Muflihun merupakan 'titipan' dari Kemendagri menjabat 2 tahun ke depan.

Syamsuar meminta agar Muflihun menuntaskan persoalan di Pekanbaru. Sebab, banyak masalah sampah, banjir dan jalan rusak di Pekanbaru yang tidak selama kepemimpinan 2 periode eks Wali Kota Firdaus. Pelantikan tidak dihadiri Firdaus, hanya wakilnya Ayat Cahyadi yang datang.

Kamsol dan Muflihun dilantik di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Provinsi Riau Senin (23/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah pejabat utama dari Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemkab Kampar terlihat hadir.

Syamsuar menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah yang tak tuntas oleh pejabat lama. Bahkan, Syamsuar juga menekankan agar mantan Sekwan DPRD Riau itu membayarkan tunggakan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) selama 12 bulan.

"Prioritas Pekanbaru agar dituntaskan penanganan banjir, sampah, jalan rusak, IPAL dan lampu penerangan jalan," kata Syamsuar.

IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) saat ini belum tuntas di Pekanbaru. Jalanan di Jenderal Sudirman menjadi macet parah karena banyak akses yang ditutup PT Adhi Karya dan PT PP (Persero).

Muflihun yang merupakan alumni IPDN itu juga diminta menuntaskan masalah pasar kumuh dalam kota dan tunjangan pegawai yang nunggak selama 12 bulan. Bahkan, gaji honor RT-RW yang selama ini tidak dibayar Firdaus, agar dituntaskan.

"TPP, gaji honor RT, RW tolong dibayarkan selama 12 bulan," kata Syamsuar.

Sedangkan tugas untuk Kamsol, mantan Kepala Disdik Pemprov Riau itu diminta menyelesaikan semua persoalan yang ditinggalkan pejabat lama segera dituntaskan. Persoalan yang jadi prioritas Kamsol itu adalah banjir, perbaikan jalan, masjid hingga ke penanganan daerah terisolir.

"Perbaikan jalan agar dituntaskan di Kampar, banjir di Bangkinang, Masjid, perluasan Istana Kampa, penanganan daerah terisolir. Segera laksanakan insentif TPP dan ninik mamak," tegas Syamsuar.

Kamsol yang juga mantan Sekda Kepulauan Meranti itu diminta untuk tinggal di Kampar. Dia diminta menyelesaikan tugas di sisi kesehatan, yakni kasus stunting di Kampar masih tinggi.

"(Kamsol) harus tinggal di rumah dinas Bupati Kampar. Karena persoalan stunting masih tinggi di sana," jelasnya.

Berita Lainnya

index