Jika Terpilih Jadi Ketua KONI Kota 2022-2026, Dr Rahmansyah Usung Konsep Sport Tourism Majukan Pembinaan Olahraga Pekanbaru 

Jika Terpilih Jadi Ketua KONI Kota 2022-2026, Dr Rahmansyah Usung Konsep Sport Tourism Majukan Pembinaan Olahraga Pekanbaru 
Dr Rahmansyah saat diwawancara media usai deklarai .(RA/yaq)

Riauaktual.com - Pemilik Sultan Resto DR Rahmansyah menyatakan siap maju sebagai calon Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Pekanbaru periode 2022- 2026 pada Musorkot KONI Kota 31.Maret 2022 mendatang.‎

Niat dirinya maju  dalam pemilihan Ketua KONI Pekanbaru karena ingin mengabdikan diri untuk dunia olahraga di Kota Pekanbaru.

"Semua ini karena kegelisahan saya terhadap.cabang olahraga. Yang sudah ada bukan tidak bagus tapi saya ingin memberikan yang lebih baik lagi buat dunia olahrg di Kota Pekanbaru. Prinsipnya, saya didukung juga  oleh cabor (cabang olahraga/pengcab) untuk maju sebagai calon Ketua Umum KONI Kota. Karena jika terpilih saya tidak bisa bekerja sendiri tapi harus berkolaborasi dengan cabor untuk mencetak atlet dan meraih prestasi," kata Dr Rahmansyah saat deklarasi dengan para cabor pengusung, Sabtu (19/3/2022) malam.

Dari 42  pengcab olahraga yang berada dalam naungan KONI Kota 38 cabor memiliki hak suara. Dan sesuai persyaratan sudah sekitar 15 cabor yang mendukungnya dalam pencalonan ketua umum.

"Untuk syarat minimal dukungan maju, sudah lebih dari cukup," imbuhnya.

Kata Rahman dirinya akan membuat rancangan seperti musrenbang.Terkait kebutuhan konsentrasi pada cabor.‎".Konsep kita adalah Pembinaan prestasi olahraga berbasis cabor.KONI merupakan rumah besar bagi cabor .Artinya pengelolaan, pembinaan dan peningkatan prestasi cabor adlah tugas pokok KONI," katanya.

Pria yang juga menjabat Sekjen Bapera Provinsi Riau ini bertekad memajukan olahraga dengan mengusung konsep sport Tourism 

"Saya ingin Kota Pekanbaru bukan saja menjadi gudangnya atlet dan gudangnya prestasi, tapi menjadi tempat tumbuhnya ekonomi kreatif dan pariwisata.Seperti dengan memberdayakan olahraga air di Sungai Siak yang membelah Kota Pekanbaru," jelasnya.

Rahman menerangkan , KONI harus hadir menjadi  pengayom  diruang-ruangan rumah besar.Yakni cabor-cabor. Karena sejatinya KONI ada karena keberadaan cabang -cabang Olahraga.

Seperti diketahui, aejak 17 Maret 2022  TPP sudah melakukan sosialisasi kepada cabor-cabor dan melalui media massa dan ini merupakan rangkaian atau tahapan pertama penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Kota Pekanbaru 2022-2026.

Selanjutnya pada tanggal 21 hingga 24 Maret merupakan tahapan kedua. Yakni pengambilan formulir pendaftaran bagi calon Ketua KONI Pekanbaru 

Tahapan ketiga pada 22 hingga 28 Maret 2022.Yakni, pengembalian berkas seperti formulir dan juga surat dukungan dari Pengurus Cabang Olahraga (Pengcap) KONI Pekanbaru.

Lalu  pada  29 Maret 2022 TPP akan melakukan proses verifikasi dan validasi berkas yang diserahkan oleh calon Ketua KONI Pekanbaru kepada TPP.

Selanjutnya, H-1 Musorkot KONI Kota atau  tanggal 30 Maret 2022, TPP akan mengumumkan hasil verifikasi serta penyerahan undangan untuk bakal calon ketua yang sudah memenuhi persyaratan.

Dan terakhir 31 Maret 2022 diumumkan ketua terpilih dalam Musorkot KONI Kota tahun 2022

Berita Lainnya

index