Pencarian

Podcast Kelupas

Taliban, Sekutu yang Berubah Jadi Musuh AS di Afghanistan

Selasa, 17 Agustus 2021 • 08:53:48 WIB
Taliban, Sekutu yang Berubah Jadi Musuh AS di Afghanistan
Kepala negosiator Taliban Sher Mohammad Abbas Stanikzai pada pembicaraan damai intra-Afghanistan di Doha. Foto/Sorin Furcoi/Al Jazeera

Riauaktual.com - Taliban , bahasa Arabnya Thaalibun yang bermakna pelajar, telah menjatuhkan pemerintah Afghanistan yang didukung Amerika Serikat. Kelompok ini telah menduduki istana kepresidenan di Kabul setelah Presiden Ashraf Ghani kabur.

Taliban awalnya kumpulan dari para milisi yang hengkang dari kelompok Mujahiddin, sekutu atau teman Amerika Serikat (AS), yang memukul mundur pasukan Uni Soviet pada 1980-an.

Kelompok tersebut muncul pada tahun 1994 sebagai salah satu faksi yang berperang dalam perang saudara dan kemudian menguasai sebagian besar negara pada tahun 1996, ketika mereka memberlakukan interpretasi hukum Islam yang ketat versi mereka sendiri.

Lawan dan negara-negara Barat menuduhnya secara brutal menegakkan hukum Islam versinya sendiri dan menindas minoritas agama.

Kelompok ini pernah berkuasa di Afghanistan sebelum akhirnya diinvasi pasukan NATO pimpinan AS pada 2001.

Invasi ini sebenarnya untuk memburu pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden, yang dituduh AS sebagai dalang serangan 11 September 2001 di Amerika. Taliban diinvasi dan digulingkan AS dan sekutunya karena dianggap menyembunyikan Osama bin Laden.

Sejak digulingkan 20 tahun lalu, Taliban tak berhenti melakukan perlawanan, baik terhadap pasukan AS dan sekutu NATO-nya, maupun terhadap tentara pemerintah Afghanistan didikan Amerika.

Setelah AS dan sekutunya menarik pasukannya dari Afghanistan, Taliban bangkit dan menguasai banyak provinsi dan puncaknya menduduki istana kepresidenan pada hari Minggu.

Pendiri dan pemimpin aslinya adalah Mullah Mohammad Omar, yang bersembunyi setelah Taliban digulingkan tahun 2001.

Begitu rahasia keberadaan Omar dan kematian pada 2013 terbongkar, putranya baru mengonfirmasi dua tahun kemudian.

Berikut adalah beberapa tokoh kunci dalam gerakan tersebut, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (16/8/2021):

Haibatullah Akhunzada

Dikenal sebagai "Pemimpin Orang Beriman", sarjana hukum Islam adalah pemimpin tertinggi Taliban yang memegang otoritas terakhir atas urusan politik, agama, dan militer kelompok itu.

Akhunzada diyakini berusia sekitar 60 tahun. Dia mengambil alih ketika pendahulunya, Akhtar Mansour, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS di dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan pada 2016.

Selama 15 tahun, hingga dia menghilang secara tiba-tiba pada Mei 2016, Akhunzada mengajar dan berkhotbah di sebuah masjid di Kuchlak, sebuah kota di Pakistan barat daya. Hal itu dikonfirmasi rekan dan mahasiswanya kepada kantor berita Reuters.

Keberadaannya saat ini tidak diketahui.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks