Warga Palestina di Jalur Gaza meratapi rumah dan bangunan yang hancur karena serangan masif Israel. Foto Al Jazeera

Licik, Israel Kelabui Hamas Lewat Media

Ahad, 16 Mei 2021 - 06:33:47 WIB Di Baca : 1122 Kali


Riauaktual.com - Strategi licik diterapkan militer Israel dengan memanfaatkan media untuk mengelabui Hamas. Hal itu diketahui setelah beredar kabar bahwa Israel menginvasi Gaza lewat pasukan darat pada Jumat (14/5/2021).

Pada Jumat dini hari kemarin, militer Israel mengeluarkan pernyataan yang tidak menyenangkan kepada media: “Pasukan udara dan darat IDF (Israel Defence Forces) saat ini menyerang di Jalur Gaza.”

Pernyataan singkat itu memicu spekulasi yang heboh bahwa Israel telah melancarkan invasi darat ke Gaza – skenario yang sangat ditakuti yang akan menandai eskalasi berdarah dari operasi minggu ini terhadap militan Hamas.

Beberapa wartawan bahkan langsung diberitahu bahwa serangan darat telah dimulai.

Beberapa jam kemudian, militer mengeluarkan “klarifikasi.” Tidak ada pasukan di dalam Gaza.

Tetapi pada saat itu, beberapa outlet berita utama, termasuk The New York Times, terlanjur telah melaporkan bahwa serangan darat sedang berlangsung.

Hal ini merupakan skenario yang ditakuti Hamas karena akan meningkatkan eskalasi serangan Israel dan Palestina yang sebelumnya lebih sering lewat udara.

Veteran Militer Israel Sebut Strategi Cerdas dan Berhasil

Koresponden militer veteran Or Heller, seperti dikutip dari AP, mengatakan media telah digunakan sebagai bagian tipu muslihat untuk memikat Hamas dalam perangkap mematikan yang mungkin telah menewaskan banyak orang.

“Mereka tidak berbohong. Itu sebuah manipulasi. Itu cerdas dan berhasil,” kata Or Heller dalam siaran Channel 13 TV Israel.

Israel, menurut Or Heller, menggunakan kabar invasi untuk memancing Hamas bergerak ke arah terowongan.

Rencana Israel ini disebut bermula pada Kamis (13/5) pagi ketika pasukan dan tank tambahan diarahkan ke perbatasan.

Sementara itu Palestina menembakkan rentetan roket. Korban tewas di hari keempat konflik pun meningkat jadi lebih dari 100 orang.

Saat itu juru bicara militer menyebut akan terus mempersiapkan diri dengan berbagai skenario. “Salah satu skenario” serangan ini termasuk invasi darat.

Pada Kamis malam, Israel mengumumkan akan memanggil dan mengumpulkan pasukan di sepanjang perbatasan. Tank Israel yang ditempatkan di sepanjang perbatasan juga melepaskan tembakan ke Gaza.

Heller berpendapat Israel mulai mengerahkan pasukan di sepanjang perbatasan untuk memperlihatkan persiapan akhir invasi.

Hal itu diikuti dengan pemberitaan media serta pengumuman di Twitter dalam bahasa Arab dan Ibrani.

Kabar invasi ini membuat Hamas langsung berlindung ke terowongan bawah tanah, Metro.

Setelah itu, Israel mengirimkan 160 pesawat tempur dan membombardir terowongan selama 40 menit, termasuk lokasi peluncuran serta gudang pembuatan senjata untuk menghentikan serangan roket.

Or Heller menyatakan Israel tidak mungkin mengirim pasukan melintasi garis musuh pada tahap ini. Sehingga, ia bersama beberapa koresponden militer lainnya meyakinkan publik tidak ada operasi darat di Jalur Gaza.

“Apa yang kami lihat adalah operasi yang sangat canggih dan memiliki aspek media di dalamnya,” kata Or Heller.

 

 

Sumber: Pojoksatu.id





Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com