Riauaktual.com - Sementara itu Kasubag Humas Polres Pangkep Aipda Agus Salim menerangkan hubungan badan antara SH dan DA ini kemudian direkam oleh Arif tanpa diketahui korban. Usai berhubungan badan, Arif kemudian mengirim video yang direkamnya kepada korban.
"Setelah (DA dan korban) berhubungan itu muncullah pesannya pelaku di WA-nya si korban. Dia kirim video sama fotonya dengan kata-kata mau saya viralkan atau layani saya," terang Agus, sebagaimana dikutip dari Detikcom.
Arif kemudian melecehkan SH di dalam kamar. Usai dilecehkan Arif, SH yang belum sempat mengenakan pakaiannya disetubuhi oleh pelaku Wahyu. Setelah itu, para pelaku membawa SH ke halaman rumah untuk kembali dicekoki minuman keras.
Tak cukup sampai di situ para pelaku melecehkan SH, pada tengah malam mereka memanggil dua rekan lainnya yaitu Yusuf dan Arfan. "Dikasi minum ini korban, teler toh. Tengah-tengah malam muncul dua orang temannya, ditelepon toh, bilang ke siniko," jelas Agus menirukan perkataan pelaku saat kejadian.
Setibanya di rumah Arif, Yusuf ikut memperkosa korban yang sudah tak berdaya. Sementara itu, Arfan tidak ikut memperkosa korban, sehingga hanya dijadikan saksi dalam kasus ini.
"Kan dua orang temannya toh, yang Y ini dia ikut melakukan. Terus temannya yang satu ini, karena dia masuk juga, kan keadaan gelap, dia cari-cari, ndag dia dapat, ndag jadilah dia," pungkas Agus.
Polisi mengatakan korban dilecehkan dan ditinggalkan di halaman hingga pagi hari. Korban lalu meminta pelaku DA diantar pulang. Korban menceritakan kejadian yang baru dialaminya kepada keluarga.