Riauaktual.com - Ibu kota Lebanon, Beirut diguncang ledakan dahsyat yang menewaskan sedikitnya 100 orang dan ribuan korban luka-luka. Peristiwa ledakan terekam oleh sejumlah saksi mata. Sumber ledakan berasal dari 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan dalam sebuah gudang di pelabuhan.
Chris Hunter, pakar ledakan asal Inggris yang biasa menjinakkan bom milik teroris menggunakan sejumlah rekaman video yang beredar untuk membuat analisis ledakan tersebut.
Hunter merupakan saksi ahli dalam persidangan di Den Haag, untuk memberikan keterangan atas bom mobil yang menewaskan Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri pada 2005 silam.
Dari ciri-ciri yang muncul setelah ledakan, Hunter memberikan penjelasan seperti disampaikan kepada Sky News yang dilansir Rabu (5/8):