Pencarian

Podcast Kelupas

Cegah Karhutla Berulang, Pemko Pekanbaru Awasi Ketat Lahan Rawan

Jumat, 06 November 2026 • 11:13:00 WIB
Cegah Karhutla Berulang, Pemko Pekanbaru Awasi Ketat Lahan Rawan
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, meningkatkan pengawasan terhadap lahan-lahan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama kawasan gambut. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebakaran sekaligus mengantisipasi terulangnya karhutla di wilayah Kota Pekanbaru.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, upaya pencegahan terus dilakukan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membersihkan maupun membuka lahan dengan cara dibakar.

Imbauan tersebut secara aktif disampaikan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, camat hingga lurah dengan melibatkan TNI/Polri.

"Jadi kita selalu menginformasikan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, terutama lahan gambut," kata Zulhelmi Arifin, Jumat (6/11/2026).

Pria yang akrab disapa Ami ini menyebutkan, pengawasan perlu menjadi perhatian serius mengingat masih banyak terdapat lahan gambut di sejumlah wilayah Pekanbaru. Pasalnya, kebakaran di kawasan gambut membutuhkan penanganan lebih sulit dibandingkan lahan biasa.

Ia mencontohkan kebakaran lahan di Jalan Pemuda yang membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk dipadamkan. Padahal, luas lahan yang terbakar hanya sekitar 2.000 meter persegi.

"Salah satu contoh kemarin di Jalan Pemuda, itu tiga hari kita padamkan. Lahan yang terbakar tidak luas, sekitar 2.000-an meter, tetapi karena gambut, itu tiga hari kita melakukan pemadaman," ungkapnya.

Menurutnya, karakteristik lahan gambut membuat api berpotensi merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah. Karena itu, proses pemadaman tidak cukup hanya dilakukan dalam satu hari, tetapi membutuhkan sumber daya lebih besar untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mendinginkan lahan.

"Jadi kalau lahan gambut ini terbakar, itu tidak cukup satu hari melakukan pemadaman. Itu butuh banyak sumber daya untuk memadamkan dan mendinginkan," jelas Ami.

Selain mencegah pembukaan lahan dengan cara dibakar, Pemko Pekanbaru juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan.

Menurut Ami, aktivitas membakar sampah yang dianggap sepele sekalipun berpotensi memicu kebakaran, terutama jika dilakukan di sekitar lahan kosong maupun kawasan yang mudah terbakar.

"Kadang hal-hal yang tidak disengaja seperti membakar sampah, itu bisa mengakibatkan terjadinya kebakaran lahan. Maka kita imbau juga agar masyarakat tidak membakar sampah," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks