BENGKALIS (RA) - Pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan progres. Namun, meski puluhan bangunan sudah rampung, operasional koperasi tersebut hingga kini belum dapat berjalan karena masih terkendala ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.
Dari total 155 KDKMP yang telah dibentuk di Kabupaten Bengkalis, sebanyak 90 gedung saat ini tengah dalam proses pembangunan oleh pemerintah pusat. Dari jumlah tersebut, 52 gedung dilaporkan telah selesai dibangun 100 persen.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bengkalis, Basuki Rahmad mengungkapkan, pihaknya telah diminta pemerintah pusat untuk melakukan verifikasi dan validasi lapangan terhadap bangunan KDKMP yang sudah rampung.
“Kemarin dari pemerintah pusat meminta kita Dinas Koperasi dan UKM Bengkalis untuk melakukan verifikasi dan validasi lapangan terhadap bangunan KDKMP yang sudah rampung. Targetnya dari 52 gedung KDKMP yang sudah selesai ini sebanyak 35 gedung KDKMP harus sudah diverifikasi lapangan,” jelas Basuki kepada Riauaktual.com, Rabu (4/11/2026) siang.
Ia menyebutkan, proses verifikasi terhadap 35 gedung tersebut telah dilaksanakan. Hasilnya, seluruh bangunan yang diperiksa memang sudah selesai secara fisik. Hanya saja, gedung-gedung tersebut belum bisa difungsikan karena perlengkapan operasional belum tersedia.
“Belum siap beroperasional dalam artian sarana dan prasarana pendukungnya belum ada. Baru mulai dilakukan perlengkapan sarana prasarananya, kemarin kita lihat baru masuk,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, penyelesaian pembangunan fisik belum serta-merta membuat koperasi dapat menjalankan aktivitas usaha. Masih diperlukan kelengkapan fasilitas pendukung agar gedung bisa difungsikan sebagaimana tujuan pembentukan KDKMP.
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Agrinas dikabarkan telah menyiapkan tenaga manajer untuk mendukung pengelolaan KDKMP di Kabupaten Bengkalis.
Basuki menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima, sebanyak 62 orang manajer telah disiapkan untuk ditempatkan di wilayah Kabupaten Bengkalis. Sebagian besar di antaranya merupakan putra daerah.
“Mereka sebagian besar putra daerah, mereka sudah ada turun kemarin ditugaskan oleh Agrinas. Namun karena KDKMP belum ada yang operasional, mereka sementara ditugaskan membantu menyiapkan KDKMP tersebut sampai operasional,” tandasnya.