Pencarian

Podcast Kelupas

Kabut Asap Ancam Kesehatan, BPBD dan Dinkes Rohil Perkuat Langkah Antisipasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 07:17:00 WIB
Kabut Asap Ancam Kesehatan, BPBD dan Dinkes Rohil Perkuat Langkah Antisipasi
Gerakan Bersama Penanggulangan Dampak Karhutlah Pemkab Rohil.

BAGANSIAPIAPI (RA) - Ancaman kabut asap menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), terutama dalam mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan Rohil mengintensifkan upaya pencegahan dan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap.

Langkah tersebut dilakukan menyusul laporan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Rohil. Dalam informasi yang disampaikan pada 8 Oktober 2026, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan asap kiriman dari wilayah lain di Sumatra.

Saat itu, BPBD Rohil menyebut wilayah setempat berada dalam kondisi nihil titik panas atau zero hotspot. Meski demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta menghilangkan risiko paparan asap, terutama apabila terdapat kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar.

Pergerakan asap lintas wilayah dapat memengaruhi kualitas udara, sehingga pemantauan kondisi lingkungan dan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mengantisipasi dampaknya.

BPBD Rohil mengingatkan masyarakat untuk mengurangi risiko paparan kabut asap, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker, pembatasan aktivitas di luar rumah saat asap pekat, serta menjaga kondisi kesehatan menjadi langkah perlindungan yang perlu diperhatikan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah demi meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap ini," ujar perwakilan BPBD Rokan Hilir.

Dalam keterangan sebelumnya, perwakilan BPBD Rohil mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Selain itu, masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi anggota keluarga yang lebih rentan terhadap pencemaran udara, termasuk anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan.

Apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang memburuk, masyarakat disarankan segera mencari pertolongan medis di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Kolaborasi BPBD dan Dinas Kesehatan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kabut asap, baik melalui edukasi maupun langkah perlindungan kesehatan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain mengantisipasi dampak kesehatan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap menjadi perhatian penting di Kabupaten Rokan Hilir.

Karakteristik lahan gambut di sejumlah wilayah Rohil membuat kebakaran berpotensi sulit dikendalikan apabila api telah meluas. Karena itu, masyarakat dan pemilik lahan diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Pembakaran yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran lebih luas, menghasilkan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat, serta menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan indikasi titik api atau aktivitas pembakaran lahan kepada aparat setempat, kepolisian, maupun posko penanggulangan bencana terdekat. Pelaporan sejak dini diperlukan agar potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas yang berwenang.

Upaya antisipasi kabut asap memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, petugas kesehatan, aparat penanggulangan bencana hingga masyarakat. Pemantauan titik panas, kondisi cuaca, dan kualitas udara menjadi aspek penting dalam menentukan langkah penanganan yang sesuai. Di sisi lain, edukasi kesehatan dan pencegahan
pembakaran lahan perlu terus dilakukan untuk mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan oleh karhutla.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat Rohil agar tetap waspada, mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara, serta menerapkan langkah perlindungan kesehatan apabila kondisi kabut asap kembali memburuk.

Dengan kewaspadaan bersama dan respons yang tepat, risiko gangguan kesehatan serta dampak kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat diminimalkan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks