Pencarian

Podcast Kelupas

Survei IndocPolls: Teddy Indra Wijaya Jadi Pejabat Kabinet Paling Diapresiasi

Senin, 02 November 2026 • 06:07:31 WIB
Survei IndocPolls: Teddy Indra Wijaya Jadi Pejabat Kabinet Paling Diapresiasi
Seskab Teddy Indra Wijaya. (Foto: Setpres RI)

JAKARTA (RA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat Kabinet Merah Putih dengan kinerja paling diapresiasi publik berdasarkan hasil survei Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls). 

Teddy memperoleh dukungan 15,8 persen responden, unggul dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang meraih 13,6 persen.

Sebaliknya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menempati posisi terbawah dengan 0,17 persen. Sementara Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memperoleh 0,25 persen.

Direktur Komunikasi IndocPolls, Taufik Ch, mengatakan kedekatan Teddy dengan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu faktor yang mendukung penilaian positif publik. Perannya sebagai penghubung antarkementerian dan penyampai kebijakan pemerintah kepada masyarakat dinilai berjalan efektif.

"Di tengah tantangan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah maupun langkah-langkah kebijakan yang diambil, Teddy berhasil menyelaraskan hingga mengomunikasikannya kepada publik," kata Taufik dalam siaran pers yang dilansir dari rmol.com, dikutip Senin (2/11/2026).

Menurutnya, popularitas Teddy sebelum masuk kabinet juga turut memengaruhi penilaian responden.

"Meskipun ada pandangan miring hingga kritik terhadap cara Teddy menjalankan tugasnya, tetapi secara umum publik menilai positif peran Teddy dalam pemerintahan Prabowo-Gibran," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dinilai konsisten menjalankan peran sebagai motor penggerak sektor pertanian sejak era Presiden Joko Widodo hingga pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurut Taufik, kinerja sektor pangan menunjukkan tren positif, terutama dari peningkatan produksi dan penyerapan cadangan beras pemerintah.

"Dalam setahun pemerintahan, Amran berhasil mewujudkan ambisi Prabowo agar Indonesia berhasil meraih swasembada pangan sesingkat-singkatnya," kata Taufik.

Ia menyebut cadangan beras Indonesia pada Juli 2026 mencapai 5,4 juta ton atau menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

"Di tengah tantangan kemarau panjang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta serangkaian bencana, besarnya produksi beras memberikan penyangga bagi potensi penurunan pada tahun ini," ujarnya.

Selain Teddy dan Amran, sejumlah pejabat lain juga masuk dalam daftar dengan penilaian positif. Di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti sebesar 6,5 persen, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi 5,2 persen, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 3,8 persen, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar 3,5 persen.

Selanjutnya, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh 3,3 persen, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia 2,7 persen, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir 2,1 persen, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin 2 persen.

Adapun rendahnya penilaian terhadap Nusron, menurut Taufik, dipengaruhi sorotan terhadap kasus dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN.

"Berkali-kali mangkir dari pemeriksaan KPK, Nusron disebut berada di luar negeri hingga muncul desakan untuk dipanggil paksa," kata Taufik.

Sementara penilaian terhadap Dody Hanggodo berkaitan dengan kontroversi pernyataannya yang dianggap tidak berempati kepada staf serta bocornya dokumen perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang mencantumkan anggota keluarga.

"Kombinasi antara lemahnya kebijakan dan program dengan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan memberi penilaian buruk terhadap sejumlah menteri/kepala badan," ujarnya.

Survei IndocPolls berlangsung pada 15-20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi. Survei dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks