PEKANBARU (RA) - Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (13/10/2026) siang.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa turut menyoroti persoalan kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda wilayah Riau.
Pantauan di lokasi, massa mahasiswa memadati kawasan depan gerbang Kantor Gubernur Riau.
Mereka membawa bendera organisasi dan berbagai atribut aksi sembari menyampaikan aspirasi.
Aksi tersebut mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Puluhan personel terlihat berjaga dan membentuk barisan di sekitar pintu gerbang kantor gubernur untuk mengamankan jalannya demonstrasi.
Sejumlah peserta aksi tampak berdiri di atas kendaraan di tengah kerumunan sambil mengibarkan bendera organisasi.
Sebagian mahasiswa lainnya mengangkat telepon genggam untuk merekam dan mengabadikan jalannya aksi.
Unjuk rasa berlangsung di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Gerimis mulai mengguyur kawasan pusat Kota Pekanbaru, tetapi massa tetap bertahan di depan gerbang Kantor Gubernur Riau.
Salah satu persoalan yang disuarakan mahasiswa adalah kabut asap akibat karhutla.
Isu tersebut kembali menjadi perhatian setelah kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir.
Pada Selasa pagi, kabut asap terpantau pekat di sejumlah kawasan, terutama di wilayah Panam, Jalan HR Soebrantas, dan Jalan Kubang Raya.
Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang terbatas dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan terdampak.