KAMPAR (RA) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, mengajak warga binaan untuk memperkuat keimanan, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta membentuk karakter positif selama menjalani masa pembinaan.
Ajakan tersebut disampaikan melalui tausiah yang menekankan pentingnya penguatan spiritual dan pembentukan kepribadian sebagai bagian dari proses pembinaan warga binaan, Senin (12/10/2026).
Dalam tausiahnya, Alexander menyampaikan bahwa keimanan tidak hanya tercermin melalui pelaksanaan ibadah, tetapi juga melalui sikap dan perilaku sehari-hari, seperti kejujuran, kesabaran, tutur kata yang baik, serta kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, nilai-nilai keagamaan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi landasan dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.
Ia juga mengingatkan warga binaan agar menjadikan masa menjalani pidana sebagai momentum untuk introspeksi diri, mempererat hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, memperdalam pemahaman agama, serta terus berusaha memperbaiki diri.
"Jadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperkuat keimanan, dan membentuk kepribadian yang lebih baik. Teruslah belajar, menjaga sikap, menumbuhkan kesabaran, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," pesan Alexander.
Ia berharap, setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke tengah keluarga serta masyarakat, warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih matang, berakhlak baik, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Lebih lanjut, Kalapas menekankan bahwa perubahan positif dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti disiplin beribadah, menghormati sesama, menjaga perkataan, serta menumbuhkan sikap tanggung jawab dalam setiap tindakan.
"Melalui pembinaan tersebut, warga binaan diharapkan semakin termotivasi untuk menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan mengembangkan diri, memperkuat spiritualitas, dan membangun karakter yang lebih baik sebagai bekal menjalani kehidupan setelah bebas," ungkapnya.
Lapas Kelas IIA Bangkinang terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan guna membentuk warga binaan yang beriman, berakhlak mulia, serta siap kembali ke tengah masyarakat dan berkontribusi secara positif dalam kehidupan sosial.
"Perkuat iman, bangun kepribadian, dan tebarkan kebaikan demi masa depan yang lebih baik," tutupnya.