Pencarian

Podcast Kelupas

Nama Kajati Riau Dicatut untuk Penipuan via WhatsApp

Selasa, 11 Agustus 2026 • 17:53:44 WIB
Nama Kajati Riau Dicatut untuk Penipuan via WhatsApp
Gambar ilustrasi.

PEKANBARU (RA) - Masyarakat diimbau waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut nama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana dan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau Zikrullah.

Modus penipuan tersebut terungkap melalui tangkapan layar percakapan WhatsApp. Dalam percakapan itu, pelaku menggunakan nomor +62 877-6804-0457 dan menghubungi seseorang dengan mengaku sebagai Zikrullah.

Dalam percakapan, pelaku terlebih dahulu menyapa korban dan memperkenalkan diri sebagai Zikrullah, Kasi Penkum Kejati Riau. Setelah mendapat balasan, pelaku sempat melakukan panggilan suara melalui WhatsApp yang tidak terjawab.

Pelaku kemudian kembali mengirim pesan dengan menyebut dirinya mendapat petunjuk agar Kajati Riau berkenan berbicara dengan penerima pesan.

Tak lama berselang, pelaku mengirim kartu kontak dengan nama "Bpk. I Dewa Gede Wirajana, SH., MH (Kajati)".

Pelaku juga mengirim pesan, “Sblm tlpn di wa dulu dok.”

Rangkaian percakapan tersebut menunjukkan adanya upaya pelaku untuk meyakinkan calon korban dengan menggunakan nama dan identitas pejabat Kejati Riau.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Zikrullah mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon dari pihak yang mengaku sebagai dirinya maupun Kajati Riau.

"Masyarakat agar berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan pejabat Kejati Riau melalui WhatsApp maupun sarana komunikasi lainnya," kata Zikrullah.

Dia meminta masyarakat melakukan verifikasi terlebih dahulu jika menerima komunikasi yang mengatasnamakan pimpinan atau pejabat Kejati Riau.

Terlebih lagi, kata dia, apabila komunikasi tersebut mulai mengarah pada permintaan uang, transfer dana, pemberian data pribadi, atau permintaan lain yang mencurigakan.

"Jika ada pihak yang mengatasnamakan Kajati Riau maupun pejabat Kejati Riau dan kemudian meminta sejumlah uang atau sesuatu yang mencurigakan, masyarakat jangan langsung memenuhi permintaan tersebut. Lakukan konfirmasi melalui saluran resmi Kejati Riau," ujarnya.

Zikrullah juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan kode OTP, data rekening, PIN, kata sandi, maupun informasi pribadi lainnya kepada pihak yang identitasnya belum dapat dipastikan.

Masyarakat yang menerima komunikasi mencurigakan dengan mengatasnamakan pejabat Kejati Riau diminta segera melakukan pengecekan melalui pihak Kejati Riau atau aparat penegak hukum.

Dengan adanya modus tersebut, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru memenuhi permintaan dari nomor tidak dikenal, meskipun pelaku menggunakan nama, foto, maupun identitas pejabat untuk meyakinkan calon korban.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks