PEKANBARU (RA) - Kabut asap masih berpotensi menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Selasa (29/9/2026). Kondisi udara kabur diprakirakan terjadi sejak pagi hingga dini hari.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN mengatakan, pada pagi hari kondisi cuaca Riau umumnya udara kabur hingga berawan. Kekaburan udara berpotensi terjadi akibat asap dan dapat menyebabkan penurunan jarak pandang.
"Berpotensi terjadi kekaburan udara akibat kabut asap (smoke) yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang," ujarnya.
Kondisi udara kabur hingga berawan diprakirakan masih berlangsung pada siang hingga sore hari. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan dan Kota Dumai.
Pada malam hari, udara kabur hingga berawan masih berpotensi terjadi akibat asap. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Dumai dan Pekanbaru.
Sementara pada dini hari, udara kabur hingga berawan masih berpotensi terjadi. Hujan ringan bersifat lokal diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Kampar dan Bengkalis pada siang atau sore serta malam hari.
Suhu udara Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan 48 hingga 97 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.