Pencarian

Podcast Kelupas

Karhutla di Rohil dan Bengkalis Belum Padam, Luas Lahan Terbakar Capai 14 Hektare

Kamis, 16 Juli 2026 • 01:33:58 WIB
 Karhutla di Rohil dan Bengkalis Belum Padam, Luas Lahan Terbakar Capai 14 Hektare
Personel Manggala Agni Daops Dumai bersama tim gabungan terus berupaya mengendalikan kobaran api.

RIAU (RA) - Tim gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis. Hingga Rabu (15/7/2026), api di kedua lokasi masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan dengan total luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 14 hektare.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan proses pemadaman di Kelurahan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir telah memasuki hari kedua. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

"Pemadaman di Bagan Punak sudah memasuki hari kedua. Estimasi luas lahan terbakar sekitar 10 hektare dan hingga saat ini api masih belum padam sehingga operasi akan dilanjutkan besok," kata Ferdian.

Ia menjelaskan, personel Manggala Agni Daops Dumai bersama tim gabungan terus berupaya mengendalikan kobaran api. Namun, proses pemadaman terkendala kondisi lapangan yang cukup berat.

"Kendala yang dihadapi di antaranya bahan bakaran yang sangat melimpah serta angin yang cukup kencang, sehingga api masih sulit dikendalikan. Operasi juga mendapat dukungan water bombing," ujarnya.

Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di wilayah Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, yang berbatasan dengan Desa Samsam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Penanganan di lokasi tersebut baru memasuki hari pertama.

Ferdian menyebutkan, luas lahan yang terbakar di Bengkalis diperkirakan sekitar 4 hektare dengan vegetasi yang didominasi pakisan dan semak belukar. Kondisi bahan bakaran yang melimpah membuat api masih terus menyala.

"Untuk lokasi di Pematang Pudu, estimasi luas kebakaran sekitar 4 hektare. Api masih aktif dan operasi pemadaman juga didukung water bombing. Besok pagi akan kami tambah satu regu personel dari Manggala Agni Daops Pekanbaru untuk memperkuat penanganan di lapangan," jelasnya.

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, tim gabungan akan melanjutkan operasi pemadaman di kedua lokasi pada Kamis (16/7/2026). Penambahan personel dan dukungan water bombing diharapkan mampu mempercepat pemadaman serta mencegah api meluas ke kawasan lain.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks