Pencarian

Pernah Sebut Kejahatan Narkoba Terorganisir, Anak Bupati Pelalawan Positif Etomidate dan Ganja

Jumat, 29 Mei 2026 • 15:28:00 WIB

PEKANBARU (RA) - Pernyataan Bupati Pelalawan, Zukri, yang sebelumnya menegaskan bahwa kejahatan narkoba saat ini telah berkembang secara terorganisir, kini menjadi sorotan setelah anaknya berinisial AF (21) terjaring razia narkoba di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru.

AF diamankan dalam razia yang dilakukan pada 23 Mei 2026 bersama sejumlah muda-mudi lainnya. Berdasarkan hasil asesmen terpadu Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru, AF dinyatakan positif etomidate dan ganja.

Namun demikian, Kepala BNNK Pekanbaru Kombes Pol Wawan menegaskan AF tidak terbukti menggunakan ganja secara langsung maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

"Tersangka inisial AF positif etomidate dan ganja. Tetapi untuk ganja, dia tidak menggunakan ganja, termasuk juga dibenarkan dengan keterangan dua orang pengguna ganja lainnya," ujar Wawan, Selasa (26/5/2026) lalu.

Wawan menjelaskan, hasil pendalaman tim asesmen menemukan AF diduga terpapar asap ganja saat berada di dalam toilet lokasi hiburan malam tersebut.

"Kok bisa tidak menggunakan ganja tapi positif? Ternyata dua tersangka lain menghisap ganja di dalam toilet, lalu AF masuk ke toilet tersebut," jelasnya.

Menurutnya, pihak medis juga membenarkan seseorang dapat dinyatakan positif ganja akibat menghirup asap dalam ruangan tertutup.

"Dan saya tanya ke dokter, apakah bisa positif ganja jika situasinya seperti itu? Ternyata bisa. Yang bersangkutan juga mengaku tidak menggunakan ganja," tambah Wawan.

Berdasarkan hasil asesmen tim hukum dan medis, AF dinyatakan tidak terlibat jaringan narkotika dan dikategorikan sebagai pengguna ringan sehingga diputuskan menjalani rehabilitasi rawat jalan sebanyak empat kali di BNNK Pekanbaru.

Kasus ini menjadi perhatian karena sebelumnya, pada 13 Mei 2026, Bupati Pelalawan Zukri sempat memimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan.

Dalam apel tersebut, Zukri menegaskan bahwa kejahatan narkoba saat ini berkembang secara terorganisir, lintas wilayah hingga lintas negara sehingga penanganannya harus dilakukan secara serius.

"Kita harus bertindak luar biasa. Penindakan hukum harus tegas dan tanpa kompromi terhadap jaringan pengedar," tegas Zukri saat itu.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Pelalawan Zukri belum memberikan tanggapan terkait keterlibatan anaknya dalam kasus tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Riauaktual.com melalui pesan WhatsApp sejak 26 Mei hingga 29 Mei 2026 belum mendapat respons.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks