ROHIL (RA) - Satgas Anti Narkoba Polres Rokan Hilir (Rohil) kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Pria berinisial PN alias P (38), warga Panipahan Darat yang bekerja sehari-hari sebagai nelayan, diamankan polisi saat penggerebekan di rumahnya, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 00.50 WIB.
Dari tangan tersangka, polisi menyita empat paket diduga sabu dengan berat kotor total 3,31 gram.
Kasat Resnarkoba Polres Rohil AKP M Sodikin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebut rumah tersangka kerap dijadikan lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika.
Menindaklanjuti informasi itu, tim Satgas Anti Narkoba Polres Rohil bersama Unit Reskrim Polsek Panipahan melakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi.
"Penggerebekan dilakukan dengan didampingi Ketua RT setempat. Saat petugas masuk, tersangka sempat mencoba melarikan diri melalui pintu belakang rumah, namun berhasil diamankan," ujar Sodikin, Jumat (29/5/2026).
Dalam penggeledahan di dalam rumah, polisi menemukan dua paket diduga sabu di kamar tersangka beserta sejumlah plastik klip kosong, satu unit handphone Android merek Oppo warna hijau toska dan satu buah mancis.
"Tak berhenti di situ, petugas juga melakukan penggeledahan di sekitar rumah dan menemukan dua paket sabu lainnya di bawah kolong rumah," ungkapnya.
Polisi menduga paket tersebut sempat dibuang tersangka saat proses penggerebekan berlangsung.
"Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui seluruh barang bukti narkotika tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari daerah Sungai Rakyat," pungkasnya.
Selain narkotika, polisi turut mengamankan sejumlah plastik klip merah kosong yang diduga digunakan untuk mengemas sabu.
"Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif mengandung Methamphetamine dan Amphetamine," imbuhnya.
Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Rokan Hilir guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
"Polres Rohil mengimbau masyarakat agar terus aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," tutupnya.