PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kini tengah menggalakkan gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) hemat energi sebagai budaya kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dalam gerakan ini, Pemko Pekanbaru mendorong agar ASN bisa menjadi teladan melalui tindakan nyata dengan menekan pemakaian listrik di lingkungan perkantoran.
"Ini penting ya, sangat mendasar, karena ini berkaitan dengan sikap, attitude manusia modern yang menghargai energi, otomatis dia melakukan efesiensi. Kemudian juga menghargai kesehatan," kata Pj Sekda Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, usai membuka sekaligus menjadi narasumber sosialisasi manajemen hemat energi pada gedung perkantoran di lingkungan Pemko Pekanbaru tahun 2026, bertempat di ballroom lantai 6 gedung utama komplek perkantoran terpadu walikota di Tenayan Raya, Selasa (19/5/2026).
"Untuk itu, saya kira (sosialisasi) ini sangat penting. Terutama bagaimana kita bisa merubah mindset, perilaku ASN kita dalam berenergi," ulasnya.
Menurut Ingot, ada beberapa hal yang dapat dilakukan ASN guna melakukan efesiensi pemakaian listrik seperti mematikan laptop, komputer, lampu maupun pendingin ruangan ketika jam istirahat atau setelah selesai bekerja.
"Ini sangat penting. Memang (tindakannya) kecil, sepele, tapi dampaknya sangat besar," tegasnya.
Guna menekan pemakaian listrik sebagai upaya hemat energi, lanjut Ingot, maka pemerintah kota memandang perlu dilakukan sosialisasi kepada para ASN.
"Jadi, kegiatan ini sangat bermanfaat. Mudah-mudahan ke depannya kantor kita ini betul-betul kantor yang produktif dalam artian energinya digunakan secara efisien, tapi produktivitas semakin tinggi," pungkasnya.