ROHUL (RA) - Polsek Bonai Darussalam bersama unsur pemerintah desa, tokoh adat, Babinsa, hingga masyarakat menggelar patroli skala besar di wilayah Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, sekaligus menindaklanjuti keresahan warga terkait dugaan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.
Patroli dipimpin langsung Kapolsek Bonai Darussalam, Iptu Abdau Wardiyoso, bersama personel Polsek, Babinsa, perangkat desa, ninik mamak, tokoh pemuda, hingga puluhan ibu-ibu masyarakat Desa Bonai.
Kegiatan diawali dengan apel patroli skala besar sekitar pukul 13.00 WIB, dilanjutkan sosialisasi penindakan narkoba di Aula Kantor Desa Bonai sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam arahannya, Kapolsek Bonai Darussalam menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba di wilayah Kecamatan Bonai Darussalam.
"Kita sama-sama melihat kejadian pengrusakan dan pembakaran rumah yang diduga terkait narkoba di wilayah lain. Harapan kita kejadian serupa tidak terjadi di Desa Bonai. Polsek Bonai Darussalam berkomitmen memberantas narkoba dan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat," ujar Abdau, Minggu (10/5/2026).
Pemerintah Desa Bonai dan ninik mamak menyatakan dukungan penuh terhadap langkah kepolisian dalam memerangi narkoba.
Mereka juga berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Usai sosialisasi, patroli gabungan bergerak menuju sejumlah lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan narkoba, di antaranya rumah pondok kosong di sekitar Kilang Ahok Dusun II Kasang Salak serta dua rumah warga di Dusun I Jurong.
Saat patroli berlangsung, sejumlah warga sempat masuk ke area pondok dan merusak bagian depan bangunan yang diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba.
"Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif hingga situasi berhasil dikendalikan," pungkasnya.
Dalam patroli tersebut, petugas menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba berupa satu kotak rokok berisi plastik bening bekas dan dua potongan pipet.
Selanjutnya, warga juga melakukan penggeledahan terhadap dua rumah yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.
"Massa sempat membakar selang dan sampah di depan rumah tersebut sebagai bentuk protes terhadap dugaan aktivitas narkoba di lingkungan mereka," jelas Kapolsek.
Sekitar pukul 19.30 WIB masyarakat membubarkan diri dengan tertib. Kegiatan kemudian ditutup dengan konsolidasi antara pihak kepolisian, pemerintah desa dan ninik mamak di Kantor Desa Bonai.
Kapolres Polres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra menyebut, situasi di Desa Bonai telah kembali kondusif dan masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing.
"Sebagai tindak lanjut, kepolisian akan melaksanakan cooling system, memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat, meningkatkan penyelidikan terkait dugaan peredaran narkoba, serta mengajak masyarakat terlibat dalam program kampung tangguh anti narkoba," tutup Kapolres.