Pencarian

Podcast Kelupas

Kejari Bengkalis Terus Dalami Kasus Tambak Udang, Bukti Masih Dilengkapi

Selasa, 21 April 2026 • 07:32:00 WIB
Kejari Bengkalis Terus Dalami Kasus Tambak Udang, Bukti Masih Dilengkapi
Kejari Bengkalis Turunkan Ahli Lingkungan dan Kehutanan Kelokasi beberapa waktu lalu.

BENGKALIS (RA) - Penyidikan dugaan korupsi pengelolaan tambak udang di Kabupaten Bengkalis belum rampung. Tim penyidik masih mengumpulkan dan memperkuat alat bukti.

Hal itu terungkap dalam ekspos yang digelar Seksi Pidsus Kejaksaan Negeri Bengkalis di Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (20/4/2026) kemarin.

Ekspos dipimpin Kepala Kejari Bengkalis Nadda Lubis didampingi Kasi Pidsus Rawatan Manik dan jajaran.

“Iya, benar tim penyidik melakukan ekspos di Kejati Riau,” kata Kasi Intelijen Kejari Bengkalis Wahyu Ibrahim.

Hasil ekspos menyimpulkan penyidik perlu memperdalam fakta dan melengkapi alat bukti agar memenuhi unsur pidana.

“Masih memerlukan data dan fakta untuk mendukung pembuktian,” ujarnya.

Wahyu menegaskan penanganan perkara tidak bisa didasarkan pada tekanan opini publik tanpa dukungan bukti.

Penyidikan diketahui sudah berjalan sejak Oktober 2024. Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk melalui pengecekan lapangan di lokasi tambak.

Dalam prosesnya, penyidik melibatkan ahli kehutanan dan lingkungan, serta berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Riau untuk menghitung potensi kerugian negara.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan dugaan pembabatan hutan bakau di kawasan pesisir serta aktivitas usaha tanpa izin. Pengelolaan limbah tambak juga diduga tidak memenuhi standar lingkungan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks