PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkomitmen dalam mendukung program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan gratis berbasis asrama bagi masyarakat miskin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi menyebutkan salah satu bentuk dukungan pihaknya, yakni mengupayakan ketersediaan lahan guna pembangunan sekolah.
"Untuk ketersedian lahan memang menjadi tugas dari pemerintah daerah. Dan yang baru berjalan pembangunanya itu di Kabupaten Kuantan Singingi," kata Syahrial Abdi.
Dikatakan Syahrial, saat ini progres pembangunan mencapai 85 persen, dan ditargetkan dapat dipergunakan pada Agustus mendatang.
"Sudah 85 persen. Dan target kita pada Agustus sudah bisa dipergunakan untuk proses belajar mengajar. Jadi nanti pada tahun ajaran baru, anak-anak sudah bisa melakukan aktifitas belajar dan asrama di sana," kata Syahrial Abdi.
Dikatakannya, program Sekolah Rakyat di Riau menjadi salah satu program strategis daerah di bidang pendidikan, yang menekankan pemerataan akses pendidikan, pembentukan karakter, dan pemberdayaan keluarga miskin.
"Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya mewujudkan visi Riau yang berdaya saing, inklusif, dan berkeadilan sosial bagi seluruh warganya. Kami berharap ini benar-benar mampu memutus rantai kemiskinan, sehingga anak-anak dari keluarga tidak mampu dapat bersekolah dan memiliki masa depan lebih baik," kata Syahrial.
Untuk diketahui, Kuantan Singingi menjadi Sekolah Rakyat keempat di Provinsi Riau, setelah Kota Pekanbaru (dua sekolah) dan Kabupaten Rokan Hilir (1 sekolah).
Gedung Sekolah Rakyat Kuansing, terdiri dari 20 unit bangunan. Mulai dari bangunan belajar mengajar jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, asrama murid SD, SMP, SMA putra dan putri, asrama guru, rumah ibadah, dapur, dan fasilitas lainnya.