BENGKALIS (RA) - Aksi penggelapan sepeda motor dengan modus meminjam kembali terjadi di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Wanita berinisial D.S. (26) kini harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah diduga menggelapkan dua unit sepeda motor milik korban.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona mengungkapkan, kasus ini bermula dari laporan korban yang kehilangan sepeda motor usai dipinjam oleh pelaku.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 11 Mei 2025 sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah tempat cucian sepeda motor di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan.
Saat itu, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan ingin menjemput kendaraan milik rekannya di bengkel. Namun, hingga sore hari kendaraan tak kunjung dikembalikan.
"Korban sempat menghubungi pelaku, namun hanya mendapat berbagai alasan. Hingga akhirnya pelaku tidak bisa lagi dihubungi," ungkap Kapolsek, Minggu (19/4/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga sengaja memanfaatkan kepercayaan korban untuk menguasai kendaraan tersebut.
Tim Opsnal Polsek Mandau kemudian bergerak cepat setelah mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku.
Pada Sabtu, 18 April 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, pelaku berhasil diamankan di Jalan Lingkar Simpang 4, Desa Air Jamban, Kecamatan Mandau.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang diduga hasil tindak pidana penggelapan.
"Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Mandau. Sejumlah langkah kepolisian telah dilakukan, mulai dari penyelidikan, penangkapan, pemeriksaan tersangka hingga tes urine," jelasnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 486 KUHP.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah meminjamkan kendaraan kepada orang lain tanpa jaminan yang jelas, guna menghindari kejadian serupa," tutupnya.