PEKANBARU (RA) - Kondisi korban pembacokan di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Farradhilla Ayu Pramesti (23), sudah pulih kembali.
Dari pantauan Riauaktual.com saat berada di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Senin (2/3/2026), kondisi Farradhilla saat itu sudah bisa makan dengan posisi makan duduk di tempat tidur.
Mengenakan jilbab dan tangan kiri yang masih berbalut perban berwarna coklat, kondisi Farradhilla sudah melewati masa kritisnya.
Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad berkesempatan menjenguk kembali Farradhilla di lantai 2 RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Selain memberikan semangat, Pandra pun terlihat memberikan dukungan berupa doa kesembuhan untuk Farradhilla. Lantunan doa dipimpin Ayahanda Farradhilla, dan diikuti Ibunda Farradhilla, Nova.
Melihat kondisi Farradhilla yang sudah mulai membaik pasca operasi pada luka yang ada di tubuhnya, Pandra pun terlihat terus memberikan semangat dan motivasi.
"Saya menyampaikan pesan Bapak Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan kepada Farradhilla dan kedua orang tuanya untuk terus berikhtiar terhadap kesembuhan Farradhilla," ungkap Pandra.
Pandra pun berkesempatan menyapaikan, kondisi Farradhilla sudah membaik pasca operasi. Atas instruksi Kapolda Riau juga, Farradhilla dipindahkan dari kelas II ke kelas I dalam menjalani perawatan.
"Semoga setiap pendampingan yang dilakukan Polda Riau terhadap Farradhilla, bisa membuat korban kembali ceria dan bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik dan normal," ujar Pandra.
Sementara itu, Dokter Jaga RSUD Arifin Achmad dr Nadya Dwi Astari menjelaskan, bahwa kondisi Farradhilla sudah mulai stabil.
"Farradhilla sudah bisa berbicara dengan baik, duduk dan berjalan sedikit ke kamar mandi," jelas dr Nadya.
Sedangkan Ibunda Farradhilla, Nova sangat berterimakasih kepada Polri, terkhusus Polda Riau dan Polresta Pekanbaru yang sudah banyak memberikan bantuan kepada anaknya.
"Saya berterimakasih sekali dengan pihak kepolisian dan RSUD Arifin Achmad, anak saya ditangani dengan baik dan saya berharap rasa trauma dalam diri anak saya bisa segera hilang. Terimakasih Polda Riau dan Polresta Pekanbaru," kata Nova.