KUANSING (RA) - Polsek Benai berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Dusun Tiga RT/RW 007/008, Kelurahan Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Benai Ipda Muhammad Ali Sodiq menjelaskan, pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/16/VII/2025/SPKT/Polsek Benai/Polres Kuantan Singingi/Polda Riau, tertanggal 4 Juli 2025.
Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Namun kejadian tersebut baru diketahui keesokan paginya setelah saksi menghubungi korban dan mengabarkan rumahnya telah dibobol.
Korban berinisial I (63), seorang pensiunan yang berdomisili di Pekanbaru, mendapat informasi bahwa sejumlah barang di rumahnya telah hilang.
Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak keluarga, diketahui hampir seluruh peralatan rumah tangga telah digondol pelaku.
Barang-barang yang hilang di antaranya satu unit AC, televisi, kulkas, mesin cuci, kompor gas beserta tabung 3 kg, dua lemari pakaian plastik, tikar rotan, kursi panjang, dua mesin air, peralatan pecah belah, serta dua kipas angin.
"Total kerugian ditaksir mencapai Rp14.075.000," katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi pelaku utama berinisial DS (23), warga Dusun Sagiran, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai.
Tersangka sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sebelum akhirnya berhasil diamankan pada Jumat, 20 Februari 2026 di Simpang Mangga, Desa Tebing Tinggi, saat hendak membeli rokok.
"Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui melakukan pencurian tersebut bersama dua rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas," jelas Kapolsek.
Kapolsek Benai Ipda Muhammad Ali Sodiq menegaskan, tersangka dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-3e, ke-4e, dan ke-5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.
"Keberhasilan pengungkapan ini merupakan komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya," ujarnya.
Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolsek Benai guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan sekitar," imbuhnya.