Pencarian

Podcast Kelupas

Riau Berawan dan Berpotensi Hujan Ringan, Hotspot Nihil

Kamis, 19 Februari 2026 • 09:33:00 WIB
Riau Berawan dan Berpotensi Hujan Ringan, Hotspot Nihil
Ilustrasi cuaca.

PEKANBARU (RA) – Cuaca di wilayah Provinsi Riau pada Kamis (19/2/2026) diprakirakan didominasi kondisi udara kabur hingga berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah. Kabar baiknya, tidak terdeteksi titik panas (hotspot) di wilayah Riau. 

Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi BMKG, Ranti Kurniati, menyampaikan bahwa hujan ringan berpotensi terjadi sejak pagi hari di beberapa wilayah. 

"Pada pagi hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti,” jelasnya, Kamis pagi. 

Memasuki siang hingga sore, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan masih berpeluang terjadi di wilayah Dumai, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti. 

Pada malam hari, potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu. Sementara pada dini hari, hujan ringan kembali berpotensi terjadi di Dumai, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir. 

BMKG menyatakan tidak ada peringatan dini terkait cuaca ekstrem untuk wilayah Riau pada hari ini. 

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, yakni 60 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 10–30 km per jam. 

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah, sehingga relatif aman untuk aktivitas pelayaran skala kecil hingga sedang. 

Berdasarkan pemantauan BMKG, hari ini hanya terdapat 2 titik panas di Sumatera, yang terpantau di Provinsi Sumatera Selatan. Sementara itu, wilayah Riau tidak terdeteksi adanya hotspot. 

Kondisi ini menunjukkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau masih terkendali. Akan tetapi, masyarakat juga tetap diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks