Pencarian

Podcast Kelupas

Ini Lokasi Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Kolaborasi BUMD Pangan Awal Februari

Sabtu, 31 Januari 2026 • 18:46:00 WIB
Ini Lokasi Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Kolaborasi BUMD Pangan Awal Februari
Operasi Pasar Murah Topling

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus mengupayakan ketersediaan bahan pokok, terlebih lagi mendekati momen Ramadhan 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Taufiq OH melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri Tetty Nurdianti.

Dikatakan Tetty, salah satu strategi yang dilakukan pihaknya yakni mengadakan operasi pasar murah secara merata di 12 kabupaten kota.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jelang HBKN Ramadan dan Idulfitri," katanya, Sabtu (31/1/2026).

Dikatakannya, pada pekan pertama Februari, akan diadakan operasi pasar murah pada 5 lokasi di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

"Pada Senin hingga Jumat, 2-6 Februari 2026 akan digelar operasi pasar murah Topling di 5 lokasi. Untuk yang di Kota Pekanbaru, di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit pada 2 Februari, Halaman Masjir Nur Syamsyudin Umban Sari pada 3 Februari dan Fasum RW 16 Limbungan Barat pada 4 Februari," katanya.

Kemudian pada 6 Februari akan diadakan di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya. Sementara untuk Kabupaten Kampar diadakan di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim pada 5 Februari.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay menyebutkan pihaknya terus menggiatkan operasi pasar murah sebagai upaya menekan laju inflasi dan menjamin ketersediaan pangan di daerah.

"Sesuai dengan arahan pak Plt Gubernur dalam menghadapi HBKN tentang bagaimana kita menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi pangan. Karena berdasarkan hukum ekonomi antara supply dan demand, jika barang banyak di pasaran pasti harga akan stabil, itulah tujuan kita menggelar operasi pasar murah," katanya.

Dikatakannya, untuk harga bahan pokok dipastikan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Di mana, untuk beras SPHP Rp60 rb/5 kilogram, beras anak daro Rp162 rb per 10 kg, beras sokan Rp162rb/10 kg, beras sokan Rp81rb/5kg, beras anak daro Rp81 rb/ 5kg, gula pasir Rp17rb/kg, minyak Salvaco Rp21rb/liter, minyak Palmco Rp16rb/bungkus dan minyakita Rp15.500/bungkus.

"Sementara untuk garam krista Rp2rb/200gram, garam nusantara Rp2rb/250 gram, tepung tapioka Rp8rb/bungkus. Untuk cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam," katanya.

Pada setiap operasi pasar murah, dikatakan Ade, pihaknya menyediakan kebutuhan bahan pokok secara beragam per harinya. Mulai dari 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP dan 40 karung beras anak daro kemasan 10 kilogram serta 40 karung beras anak daro kemasan 5 kilogram.

"Untuk beras sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama. Dan telur masing-masing lokasi disediakan 50 papan serta juga cabai merah dan bawang merah," kata Ade.

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.

"Pasar murah akan digelar pada pukul 08.00 wib. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks