Pencarian

KPPU Dorong Peran Organisasi Masyarakat Perkuat Persaingan Usaha ASEAN

Selasa, 20 Januari 2026 • 14:01:32 WIB
KPPU Dorong Peran Organisasi Masyarakat Perkuat Persaingan Usaha ASEAN
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong lahir dan berkembangnya organisasi masyarakat yang fokus pada isu persaingan usaha agar dapat berperan lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Ringkasan AI

  • Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong lahir dan berkembangnya organisasi masyarakat yang fokus pada isu persaingan usaha.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

JAKARTA (RA) - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong lahir dan berkembangnya organisasi masyarakat yang fokus pada isu persaingan usaha agar dapat berperan lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara. 

Dorongan ini lahir seiring kian menguatnya integrasi ekonomi ASEAN, penguatan kerja sama persaingan usaha lintas negara menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. 

Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa juga telah menyampaikan hal ini saat menerima kunjungan delegasi mantan Anggota KPPU Periode I sekaligus Dewan Penasihat ASEAN Competition Institute (ACI), Soy M. Pardede, di Gedung KPPU belum lama ini. 

Dalam pertemuan itu juga, kedua pihak membahas peran strategis organisasi masyarakat sebagai institusi pendukung dalam pengembangan kebijakan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang persaingan usaha, khususnya di kawasan ASEAN. 

Peran serta masyarakat dinilai krusial untuk mendukung pencapaian rencana strategis ASEAN bidang persaingan usaha 2026–2030, yakni mendorong terciptanya pasar yang adil dan kompetitif di kawasan (to foster fair markets in the region). 

Ketua KPPU menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang persaingan usaha. Hingga kini, KPPU mencatat telah tumbuh sejumlah organisasi di Indonesia yang fokus pada isu tersebut, antara lain AMCO, FCN, ICLA, dan FDPU. 

Melalui ACI, institut yang diinisiasi sejak 2008 untuk kepentingan Indonesia dan Asia Tenggara, KPPU menilai keberadaan organisasi masyarakat memiliki kontribusi penting dalam menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat dan kompetitif di kawasan. 

"Indonesia harus tetap menjadi contoh negara dengan pertumbuhan persaingan usaha yang signifikan, termasuk dalam mendorong peran serta masyarakat untuk mendukung tujuan di kawasan. Inisiatif Pak Soy M. Pardede, sebagai figur penting dalam awal tumbuhnya persaingan usaha di ASEAN, sangat krusial bagi pengembangan kawasan yang kompetitif," ujar Fanshurullah, Selasa (20/1/2026). 

KPPU juga menilai penguatan peran organisasi masyarakat perlu dibarengi dengan penataan ulang kelembagaan, agar ACI dapat berkembang lebih besar, dikelola secara profesional, serta memiliki keberlanjutan jangka panjang. 

Selain itu, perluasan jejaring kerja sama dengan otoritas persaingan usaha di negara-negara ASEAN dan mitra internasional lainnya juga menjadi perhatian. 

Lebih lanjut, KPPU mendorong ACI untuk aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan mantan pimpinan otoritas persaingan usaha, pelaku usaha, serta kalangan akademisi di ASEAN. 

Langkah ini dinilai strategis untuk memperjelas posisi dan peran kelembagaan organisasi, sekaligus memperkuat legitimasi serta kepercayaan dalam kerja sama di tingkat regional maupun global.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks