Pencarian

Podcast Kelupas

Merasa Jadi Tameng, Massa BEM Fisip Unri Memilih Mundur

Rabu, 12 Agustus 2026 • 17:51:00 WIB
Merasa Jadi Tameng, Massa BEM Fisip Unri Memilih Mundur
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Unri, Rabu (12/8/2026).

RIAU (RA) - Massa aksi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau memilih mundur dari aksi BEM Unri yang digelar di Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026).

Hal tersebut diperparah dengan terjadinya gesekan antara massa aksi dengan aparat yang berjaga, yang bermula saat Koordinator Lapangan, Bismi Diwa Alhamda mengarahkan massa untuk mendesak masuk ke dalam kantor Gubernur.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan tujuan aksi pasca mengetahui bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto dan Sekretaris Daerah (Sekda) Syahrial Abdi tidak dapat menemui massa dikarenakan sedang bertujuan di luar daerah.

Gubernur BEM Fisip Unri, Taufik Hidayat menyebutkan penawaran penyampaian tuntutan melalui videocall dengan Plt Gubernur yang diulur selama 1 jam, hanya akan menimbulkan banyaknya korban akibat gesekan.

"Rasanya sia-sia. Korban dari Fisip sudah banyak, dan kami tak ingin bertambah (korban) lagi. Dan semua simpul sepakat untuk mundur," ungkapnya.

Taufik menyebutkan, pihaknya berharap akan ada aksi lanjutan nantinya.

"Intinya, setelah kami mundur, akan ada konsolidasi dan aksi lanjutan," katanya.

Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Unri, Fikri mengatakan mahasiswa Fisip berada di depan mobil komando saat terjadi gesekan dengan aparat. Ia merasa pihaknya hanya dijadikan sebagai tumbal.

"Kami dari Fisip sudah di depan sejak awal. Simpul rusak, tidak diperbaiki. Kami tidak ingin menumbalkan diri kami," kata Fikri.

Bagikan
Sumber: Sri Wahyuni

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks