10 Hektare Lahan Gambut di Kualu Nenas Terbakar, Kapolres Kampar Turun Langsung Padamkan Api

Jumat, 14 Agustus 2026 | 14:50:22 WIB
Kapolres Kampar Padamkan Api.

KAMPAR (RA) - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan Jalan Uka, RT/RW 001/002, Dusun III, Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Jumat (14/8/2026).

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang turun langsung ke lokasi sekitar pukul 10.00 WIB untuk memimpin upaya pemadaman dan pendinginan yang hingga kini masih berlangsung.

Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Area tersebut didominasi semak belukar yang tumbuh di atas lahan gambut dengan struktur cukup tebal.

Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 0.465645, 101.258790. Kondisi medan dan karakteristik lahan gambut menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

Dalam penanganan Karhutla tersebut, Kapolres Kampar didampingi Kabag Ops Polres Kampar Kompol Amru Hutahuruk, Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata, Kasat Intelkam AKP Rony Charlos serta Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.

Sekitar 55 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri dari unsur Polri, TNI, BPBD Kabupaten Kampar, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta aparatur desa setempat.

Sejumlah peralatan juga dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman. Di antaranya satu unit helikopter untuk melakukan water bombing, dua unit mesin ministrek, selang dan perlengkapan pendukung, serta kendaraan roda dua dan roda empat untuk mobilisasi personel maupun logistik.

Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Struktur tanah gambut yang cukup tebal membuat api sulit dipadamkan secara menyeluruh dan berpotensi kembali menyala.

Selain itu, sumber air berada cukup jauh dari lokasi kebakaran. Hembusan angin yang cukup kencang juga membuat arah pergerakan api cepat berubah sehingga menyulitkan petugas dalam mengendalikan kobaran.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan seluruh personel terus bekerja maksimal untuk menekan luas area yang terbakar.

"Kondisi lahan gambut tebal dan angin kencang menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Namun, seluruh personel tetap bekerja keras dan bersinergi dengan TNI, BPBD serta warga untuk menekan luas kebakaran," ujar Boby di lokasi.

Ia juga mengimbau masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

"Kami mengimbau masyarakat agar sama-sama menjaga lingkungan dan tidak membakar lahan secara sembarangan, karena dampaknya sangat merugikan kita semua," katanya.

Untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi, petugas juga memasang garis polisi. Sementara itu, penyebab kebakaran dan status kepemilikan lahan masih dalam proses penyelidikan.

"Kami juga memastikan keamanan di sekitar lokasi tetap terjaga dengan pemasangan garis polisi. Penyebab kebakaran dan status kepemilikan lahan saat ini sedang dalam penyelidikan mendalam," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler