Event Lari Terbesar se-Sumatera, Riau Bhayangkara Run 2026 Angkat Isu Lingkungan dan Karhutla

Ahad, 10 Mei 2026 | 13:43:00 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meluncurkan Riau Bhayangkara Run 2026 di CFD Pekanbaru, Minggu (10/5/2026). (Foto Bid Humas Polda Riau)

PEKANBARU (RA) - Polda Riau kembali menggelar event lari terbesar se-Sumatera yang bertaraf internasional bertajuk Riau Bhayangkara Run 2026 yang akan berlangsung pada 19 Juli 2026 mendatang.

Event Half Marathon 21K terbesar di Sumatera tersebut resmi diperkenalkan kepada publik melalui launching dan jumpa pers yang digelar di kawasan Car Free Day Pekanbaru, Minggu (10/5/2026).

Mengusung tema 'Run With Purpose, Move Forward With Riau', kegiatan ini tidak hanya menghadirkan olahraga lari semata, namun juga membawa pesan sosial, edukasi lingkungan, hingga kampanye kepedulian terhadap masa depan Provinsi Riau.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan Riau Bhayangkara Run bukan sekadar agenda olahraga tahunan, melainkan momentum membangun solidaritas masyarakat dan kesadaran menjaga lingkungan.

"Dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu di masa depan," ujar Irjen Herry.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi BMKG, periode Juni hingga Agustus 2026 diperkirakan memasuki fase kemarau panjang dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Karena itu, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat mitigasi bencana serta meningkatkan edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Saya tegaskan bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama," tegasnya.

Menurut Irjen Herry, olahraga dapat menjadi medium efektif untuk menyatukan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai lingkungan, kesehatan, dan masa depan generasi muda.

"Melalui Riau Bhayangkara Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi bagaimana kita bergerak bersama menjaga Riau," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, mengatakan event tersebut lahir dari semangat membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan sehat dan berdampak positif.

Ia menyebut sejumlah isu strategis di Riau seperti karhutla, ancaman narkoba, hingga pelestarian lingkungan dan satwa khas seperti gajah Sumatera menjadi perhatian bersama yang diangkat dalam event tersebut.

"Melalui Riau Bhayangkara Run 2026, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga memiliki nilai sosial," ujarnya.

Ajang ini akan menghadirkan tiga kategori lomba yakni Half Marathon 21K nasional dan internasional, 10K, serta 5K. Seluruh rute start dan finish dipusatkan di Mapolda Riau.

Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui riaubhayangkararun.com. Sedangkan pengambilan race pack dijadwalkan berlangsung pada 17-18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru.

Wakil Ketua Pelaksana, Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang, menyebut pihak panitia telah melakukan berbagai penyempurnaan teknis dibanding tahun sebelumnya.

Mulai dari pengaturan parkir yang lebih luas, penambahan pos medis dan ambulans siaga, water station, hingga simulasi crowd flow guna memastikan kenyamanan peserta.

"Tahun ini fokus utama kami adalah aman, nyaman, tertib dan profesional. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama," katanya.

Selain itu, event tersebut juga telah mengantongi sertifikasi World Athletics sehingga memenuhi standar internasional dalam pelaksanaannya.

Tahun lalu, Riau Bhayangkara Run berhasil menarik lebih dari 13 ribu pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu event lari paling ramai di Sumatera.

Tags

Terkini

Terpopuler