Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur hingga Hamil, Remaja di Kuansing Ditangkap Polisi

Senin, 04 Mei 2026 | 14:54:53 WIB
Pelaku diamankan polisi.

KUANSING (RA) - Polres Kuantan Singingi (Kuansing), mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Logas Tanah Darat.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana melalui Kasat Reskrim Iptu Gerry Agnar Timur mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan orang tua korban.

"Perkara ini dilaporkan setelah orang tua korban melihat adanya perubahan kondisi fisik dan psikologis pada anaknya," ujar Gerry, Senin (4/5/2026).

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Desember 2025 di area kebun sawit Desa Sukaraja.

Korban yang masih berusia 14 tahun kemudian mengakui mengalami peristiwa tersebut setelah dilakukan pendalaman oleh keluarga.

Kecurigaan orang tua mulai muncul sejak Januari 2026. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan pada Februari, ditemukan indikasi yang mengarah pada dugaan kehamilan, sehingga kasus tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Resmob bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kuansing melakukan penyelidikan.

"Pada 30 April 2026, tim berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial AI (18) di kediamannya di Desa Sukaraja," jelasnya.

Pelaku diamankan dengan disaksikan perangkat desa dan Bhabinkamtibmas setempat. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga mengakui perbuatannya.

Saat ini, penyidik telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan visum terhadap korban di rumah sakit.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal terkait tindak pidana terhadap anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Polres Kuansing mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak serta segera melapor jika menemukan dugaan tindak pidana.

"Peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kasus serupa," tutup Gerry.

Tags

Terkini

Terpopuler