Twitter Lelang Ratusan Barang, Patung Ini Laku Hingga Rp1,5 Miliar

Twitter Lelang Ratusan Barang, Patung Ini Laku Hingga Rp1,5 Miliar
Twitter. ©2014 Merdeka.com

Riauaktual.com - Twitter Inc. melakukan lelang untuk ratusan barang di Markas Twitter di San Francisco, Amerika Serikat. Penjualan tersebut terjadi karena pemilik baru Twitter, miliarder Elon Musk memangkas biaya setelah pembelian perusahaan senilai USD 44 miliar pada 2022 lalu.

Penjualan termahal dalam lelang itu jatuh pada sebuah patung berbentuk logo burung biru yang khas dengan Twitter, yang terjual sebesar USD 100.000 atau sekitar Rp1,5 miliar. Sejumlah warganet pun melihat bahwa beberapa barang di markas Twitter dibeli tanpa ditawar, karena dijual lebih dari eceran.

Dilansir BBC, Heritage Global Partners, yang menjadi administrator lelang di Twitter, tidak mempublikasikan hasil akhir dari lelang tersebut. Namun BBC telah mengumpulkan beberapa harga sebelum penutupan lelang di Twitter sebagai berikut :

- Pot bunga sepanjang 190cm berbentuk simbol @ ditawarkan hampir USD 15.000 atau Rp226,4 juta

- Meja kayu besar dengan harga mendekati USD 10.500 (Rp158,5 juta)

- Dari kedai kopinya, Twitter menjual mesin espresso mewah bermerek La Marzocco Strada seharga USD 13.500 (Rp203,8 juta)

- Telepon pengeras suara panggilan konferensi Polycom berharga sekitar USD 300 (Rp4,5 juta)

- kursi kayu lapis Eames karya desainer Herman Miller seharga USD 1.400 (Rp21,1 juta)

Sejak mengambil alih perusahaan pada akhir Oktober 2022, Elon Musk telah memberhentikan sekitar setengah dari 7.500 staf Twotter. Elon Musk juga telah mengakhiri banyak fasilitas Twitter, seperti makanan gratis.

Tutup Kantor di Sejumlah Negara

Twitter dilaporkan berencana menutup sejumlah kantornya di berbagai negara. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi biaya operasional perusahaan, sambil mencari cara agar perusahaan bisa mendapatkan uang.

Mengutip informasi dari Business Insider, Sabtu (14/1), setidaknya ada 12 kantor internasional Twitter yang dilaporkan telah tutup atau akan ditutup. Bahkan, beberapa kantor di Amerika Serikat juga disebut akan ditutup dalam beberapa minggu ke depan.

Menurut sumber yang mengetahui rencana ini, beberapa kantor Twitter yang direncanakan akan ditutup berlokasi di Hong Kong dan Filipina, serta Meksiko dan Afrika. Untuk informasi, karyawan-karyawan di kantor tersebut diketahui sudah terdampak pemutusan kerja yang dilakukan perusahaan pada November tahun lalu.

Tidak hanya itu, kantor pusat Twitter untuk wilayah Asia yang ada di Singapura juga dilaporkan sempat tutup. Bahkan, para karyawannya diminta keluar gedung karena perusahaan telat membayar uang sewa.

Namun dari sumber yang mengetahui masalah tersebut menuturkan, Elon Musk telah membayar sewa dan karyawan yang sempat meninggalkan gedung diminta kembali bekerja di kantor.

Reporter: Natasha Khairunnisa Amani

 

 

Sumber: Liputan6.com

Berita Lainnya

index