Terkubur 50.000 Tahun, Ini 4 Fakta Ilmuwan Hidupkan Kembali 'Virus Zombie'

Terkubur 50.000 Tahun, Ini 4 Fakta Ilmuwan Hidupkan Kembali 'Virus Zombie'
Ilustrasi ilmuwan. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Pressmaster

Riauaktual.com - Seperti kita tahu, dunia ini belum sepenuhnya terbebas dari virus Covid-19 yang telah menelan banyak korban jiwa. Kini bahkan di beberapa daerah kasus aktif Covid-19 kembali meningkat.

Namun belum selesai dengan virus Corona, dunia kembali dihebohkan dengan penemuan kembali 'virus zombie'. Belakangan ini, muncul kabar mengejutkan bahwa ilmuwan menghidupkan kembali 'virus zombie' yang telah terkubur 50.000 tahun lamanya.

Konon, 'virus zombie' ini ditemukan di sebuah kawasan beku di Siberia, Rusia. Telah terkubur 50.000 tahun, ini fakta ilmuwan hidupkan kembali 'virus zombie'yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Lokasi Penemuan

Belum lama ini, publik memang dihebohkan dengan kabar ditemukannya 'virus zombie' oleh para ilmuwan. Virus ini ditemukan di daerah beku Siberia, Rusia. Seperti yang biasa kita lihat dalam film, zombie adalah mayat hidup yang dapat memangsa manusia. Manusia yang terkena gigitannya pun akan terkena virus dan berubah menjadi zombie. Hal inilah yang memunculkan kekhawatiran. 

Maksud ‘Virus Zombie’

Namun jangan khawatir, maksud dari 'virus zombie' ini bukanlah virus yang bisa membuat manusia yang terinfeksi menjadi zombie. 'Virus zombie' ini merupakan sebutan bagi virus berusia ribuan tahun yang terperangkap di permafrost atau lapisan tanah beku setelah sekian lama. Kondisi virus yang membeku ini membuatnya tak benar-benar mati, namun menjadi 'zombie' atau mayat hidup.

Terkubur Ribuan Tahun

Konon, 'virus zombie' yang ditemukan belum lama ini telah terkubur hampir 50.000 tahun lamanya di daerah beku yang penuh dengan salju yang mengeras. Virus ini tidak mati, namun juga tidak hidup. Karena itulah virus yang baru ditemukan ini disebut dengan sebutan 'virus zombie'.

Ilmuwan Akan Hidupkan Kembali ‘Virus Zombie’

Konon, sekelompok peneliti disebut-sebut akan menghidupkan kembali sejumlah 'virus zombie' yang ditemukan terkubur 50.000 tahun di lapisan tanah beku di Siberia ini. Hal inilah yang membuat 'virus zombie' ini heboh dan ramai dibahas.

 

 

 

Sumber: Merdeka.com

Berita Lainnya

index