Capaian Tracing Rendah, Satgas Diminta Tidak Kaku

Capaian Tracing Rendah, Satgas Diminta Tidak Kaku
Kepala Diskes Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy Saragih

Riauaktual.com - Capaian tracing atau penelusuran kontak erat pasien positif covid di Kota Pekanbaru masih rendah. Indikator ini pula yang membuat pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 hingga 14 hari kedepan. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih menyebut, saat ini Satgas penganan Covid-19 hanya bisa mencapai tracing 1 banding 10 orang. Mereka harus mengejar target 1 banding 15 orang untuk bisa turun ke PPKM level 1.

"Jadi satgas diminta agar tidak kaku. Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas agar lebih gencar mencari keterangan kontak erat pasien positif tersebut," ujar Zaini, Rabu (5/1/2022). 

Menurutnya, tim tracing dari Satgas di lapangan yang bertugas tidak perlu kaku. Mereka jangan hanya melakukan tracing kepada keluarga dekat pasien positif saja. 

Tim juga bisa melakukan tracing di luar dari keluarga pasien. Seperti terhadap rekan kerja, warga sekitar tempat tinggal, atau tempat yang sering di kunjungi pasien positif. 

"Jadi tidak dilakukan hanya terhadap keluarga saja. Bisa mencari kontak erat nya dari luar keluarga sebanyak 15 orang. Tim bisa mencari keterangan kemana saja pasien berkontak," terangnya. 

Selain itu, ada kendala yang ditemukan tim di lapangan. Warga yang kontak erat dengan terkonfrimasi Covid-19 juga tidak mau jujur. Padahal jika kedua belah pihak terbuka, tentu akan mempermudah kerja tim tracing guna mengambil langkah penanganan yang diperlukan.

Meski warga yang terpapar covid dan warga yang kontak tidak terbuka, namun satgas covid tidak bisa memaksa mereka untuk memberikan informasi secara jujur.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan menetapkan rasio tracing 1 banding 15. Artinya, dalam satu kasus positif mesti didapat sebanyak 15 orang kontak erat kasus. 

Berita Lainnya

index