Pencarian

Podcast Kelupas

Cerita Pratu Iqbal Selamat dari Serangan Puluhan KKB di Maybrat

Jumat, 03 September 2021 • 16:11:16 WIB
Cerita Pratu Iqbal Selamat dari Serangan Puluhan KKB di Maybrat
Seorang prajurit TNI yang selamat menceritakan momen menegangkan saat terjadi penyerangan di Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan. (Scree

Riauaktual.com - Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan diduga diserang kelompok separatis teroris (KST). Empat prajurit TNI gugur akibat serangan tersebut.

Salah satu anggota Posramil Kisor, Pratu Iqbal, ditemukan selamat meski terluka. Dia sempat dinyatakan hilang setelah terjadi penyerangan yang dilakukan puluhan orang tersebut.

Video pengakuan Pratu Iqbal beredar di media sosial (medsos). Dalam video pendek tersebut, terlihat Pratu Iqbal ditanya beberapa anggota TNI lainnya.

Video tersebut dibenarkan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Kolonel Art Hendra Pasilerron.

"Betul (Pratu Iqbal ini salah satu prajurit yang selamat dari penyerangan tersebut)," kata Kolonel Hendra sebagaimana dikutip dari detikcom, Jumat (3/9/2021).

Dalam video tersebut, raut muka Pratu Iqbal tampak terlihat masih syok. Pratu Iqbal menceritakan saat dirinya berhasil menyelamatkan diri saat terjadi penyerangan.

Dia mengaku langsung melompat ke sungai ketika terjadi penyerangan. Saat itu, kelompok separatis teroris yang menyerang terus menembakinya.

"Saya langsung melompat di belakang sana. Saya buka pintu, (saya melihat) mereka bawa sajam, saya melompat di sungai. Mereka masih tembak saya, tapi saya menyelam di dalam air," kata Pratu Iqbal.

Setelah itu, dia mengaku terbawa arus hingga ke hilir. Dia mengatakan, selain membawa senjata tajam (sajam), kelompok penyerang tersebut membawa sejumlah senjata api (senpi).

"Mereka ada pucuk (senjata api) dengan ada senjata rakitan," katanya.

Dikabarkan, Pratu Iqbal saat ini sudah dibawa ke Kodim 1809/Maybrat untuk selanjutnya dirawat di RSUD Maybrat.

Insiden Penyerangan

Sebelumnya diberitakan, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan diduga diserang kelompok separatis teroris (KST).

"Sejauh ini komunikasi antara anggota TNI di Posramil Kisor dan masyarakat lokal wilayah Aifat Selatan cukup baik, tidak ada potensi gangguan teritorial, sehingga kami menduga penyerangan Posramil ini dilakukan oleh KST," kata dia dalam konferensi pers di markas Kodam XVIII/Kasuari di Manokwari, Papua Barat.

Penyerangan itu terjadi pada Kamis (2/9) sekitar pukul 04.00 WIT. Berdasarkan keterangan lima anggota selamat, ada lebih dari 30 orang yang menyerang.

"Lebih dari 30 orang dengan menggunakan senjata tajam (parang) menyerang pagi hari mengakibatkan empat anggota TNI AD gugur, dua lainnya luka bacok, sementara lima anggota lainnya dalam keadaan selamat," kata dia.

Empat prajurit TNI gugur akibat penyerangan tersebut. Mereka diserang saat dalam kondisi tidur.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks