Riauaktual.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, masker sebagai alat perlindungan menjadi barang penting dan wajib untuk dipakai saat beraktivitas di luar rumah. Baik itu masker kain, masker bedah (medis), ataupun masker non-medis.
Tapi sayangnya, meski pemakaian masker sekarang sudah jadi kewajiban begitu kita keluar rumah. Namun, tak ditampik masih ada sebagian orang yang tidak memahami bagaimana cara menyimpan masker dengan aman dan tepat.
Menyimpan masker tak boleh dilakukan sembarangan, jika dilakukan asal-asalan, masker yang bersih bisa menjadi kotor dan terkontaminasi. Sehingga akhirnya fungsi awalnya untuk melindungi dari paparan droplet pembawa virus corona bisa hilang.

Lalu bagaimana cara menyimpan masker dengan tepat? Mengutip CDC, sesuai dengan panduan yang dikeluarkan oleh Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, penyimpanan masker yang tepat dipisahkan dalam dua kategori, pertama untuk masker yang sudah basah atau kotor. Lalu yang kedua adalah untuk masker yang tidak basah dan tidak kotor alias bersih.
1. Masker yang sudah basah
Cara pertama untuk masker yang sudah basah, maka artinya masker tersebut sudah kotor. Baik basah terkena keringat, air liur, riasan, atau cairan atau zat lain. Maka simpan masker basah tersebut di dalam kantong plastik tertutup sampai Anda tiba di rumah dan bisa mencucinya. Cuci masker basah atau kotor sesegera mungkin agar tidak berjamur, perlu diketahui bahwasanya masker basah itu sulit untuk dihirup dan kurang efektif untuk dipakai melindungi diri.