Riauaktual.com - Bekerja lebih dari 55 jam seminggu meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke, demikian kesimpulan sebuah studi terbaru oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis Senin (17/05) kemarin.
Laporan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dirilis di tengah pandemi COVID-19 yang telah mempercepat terjadinya perubahan tempat kerja dan memperkuat kecenderungan bagi seseorang untuk bekerja lebih lama.