Pencarian

Podcast Kelupas

Kemitraan PTPN IV PalmCo di Rokan Hulu Lampaui Kewajiban

Rabu, 08 April 2026 • 15:00:00 WIB
Kemitraan PTPN IV PalmCo di Rokan Hulu Lampaui Kewajiban
Kemitraan PTPN IV PalmCo.

RIAU (RA) - PTPN IV PalmCo menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan inklusif bersama petani sawit di Rokan Hulu, Riau. Tak hanya memenuhi kewajiban regulasi plasma sebesar 20 persen, perusahaan pelat merah ini bahkan telah melampaui angka tersebut hingga mencapai 77 persen.

Region Head PTPN IV PalmCo Regional III, Bambang Budi Santoso, menyampaikan bahwa sejak awal keberadaannya, perusahaan berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, khususnya petani.

"Sejak awal kami tegaskan, keberadaan PTPN IV bukan hanya menjalankan kewajiban regulasi, tetapi juga memastikan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," ujar Bambang, Rabu (8/4/2026).

Saat ini, lebih dari 2.500 petani sawit di Rokan Hulu telah menjadi mitra aktif perusahaan. Mereka tergabung dalam tujuh kelembagaan pekebun yang dibina secara berkelanjutan.

Total luasan kemitraan yang dikelola bersama masyarakat mencapai lebih dari 15.000 hektare dari total Hak Guna Usaha (HGU) sekitar 19.000 hektare.

Melalui pola pengelolaan terpadu atau single management, yang mencakup seluruh siklus budidaya mulai dari peremajaan hingga panen, produktivitas kebun plasma meningkat signifikan dan bahkan mampu menyamai kebun inti perusahaan.

"Produktivitas 25 ton bagi petani mitra bukan hal baru. Bahkan, dengan tanaman generasi baru, hasilnya bisa melampaui kebun inti," jelasnya.

Selain meningkatkan produktivitas, program kemitraan ini juga membuka peluang ekonomi baru. Petani tidak hanya berperan sebagai pekebun, tetapi juga terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan.

Dalam upaya mendorong keberlanjutan, PTPN IV PalmCo turut mendampingi petani menuju sertifikasi internasional. Dua koperasi mitra, yakni Makarti Jaya dan Dayo Mukti, telah mengantongi sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), yang membuka akses pasar global dan meningkatkan nilai jual produk.

Di luar kemitraan inti, perusahaan juga aktif menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dalam satu dekade terakhir, total penyaluran program sosial mencapai sekitar Rp2,4 miliar.

Khusus pada 2025, sebanyak 66 program telah direalisasikan, mencakup bantuan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, layanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur sosial.

"Seluruh program ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), di mana perusahaan hadir tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga agen pembangunan," tegas Bambang.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PTPN IV PalmCo menegaskan bahwa pembangunan perkebunan sawit tidak berjalan secara eksklusif, melainkan melibatkan masyarakat sebagai mitra strategis dalam mewujudkan industri yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

 
 

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks