Sektor Keuangan Dorong IHSG Naik 6 Poin

Sektor Keuangan Dorong IHSG Naik 6 Poin
illustrasi (int)

JAKARTA (RA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 6 poin. Sektor keuangan menjadi pendorong utama penguatan indeks kali ini.

Dalam risetnya, analis Samuel Sekuritas Indonesia Benedictus Agung menjelaskan, padahal IHSG bergerak sideways dengan kecenderungan melemah seiring investor lebih memilih untuk wait and see mengantisipasi libur panjang akhir pekan ini.

Selain itu, keputusan MK untuk membubarkan BP Migas akan memberi sentimen negatif bagi saham-saham berbasis energi seiring munculnya ketidakpastian regulator kontrak karya migas, meski secara jangka panjang akan lebih menguntungkan dalam jangka panjang.

IHSG, pada akhir sesi I perdagangan Rabu (14/11/2012) menguat 6,65 poin atau 0,15 persen menjadi 4.338,73. LQ45 naik 1,73 poin atau 0,2 persen ke 746,37.

Sektor pendukung indeks saham bergerak dua arah. Sektor keuangan naik 5,48 poin atau 1,0 persen, lalu manufaktur naik 1,69 poin atau 0,1 persen sementara sektor agri turun 14,44 poin atau 0,7 persen.

Indeks Asia terpantau bergerak dua arah. Hang Seng naik 186,31 poin atau 0,88 persen menjadi 21.374,96, Nikkei turun 4,76 poin atau 0,06 persen ke 8.655,8 dan Straits Times turun 19,13 poin atau 0,64 persen ke 2.988,64.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,6 triliun dengan volume 2,27 miliar lembar saham. Sebanyak 107 saham menguat, 109 saham melemah dan 107 saham stagnan.

Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Adira Finance Tbk (ADMF) naik Rp400 ke Rp11.500, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp200 ke Rp8.650 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp150 ke Rp9.150.

Sementara saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.150 ke Rp38.450, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp400 ke Rp46.400 dan PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp300 ke Rp19.500. (okz)

Berita Lainnya

index