Pencarian

Podcast Kelupas

Nilai Tukar Petani Riau Oktober 2026 Turun 4,64 Persen

Senin, 02 November 2026 • 16:05:36 WIB
Nilai Tukar Petani Riau Oktober 2026 Turun 4,64 Persen
Petani sawit

PEKANBARU (RA) – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau mengalami penurunan cukup dalam pada Oktober 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP Riau turun 4,64 persen menjadi 188,20, dibandingkan September 2026 yang mencapai 197,35.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengatakan penurunan tersebut dipengaruhi oleh turunnya indeks harga yang diterima petani, sementara indeks harga yang harus dibayar petani justru mengalami kenaikan.

"Pada Oktober 2026, NTP Provinsi Riau tercatat sebesar 188,20 atau turun 4,64 persen dibandingkan September 2026 sebesar 197,35," ungkapnya, Senin (2/11/2026).

BPS mencatat Indeks Harga yang Diterima Petani (It) turun sebesar 3,97 persen. Sebaliknya, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami kenaikan sebesar 0,71 persen.

Penurunan NTP Riau tersebut juga menjadi yang terdalam dibandingkan provinsi lainnya di Pulau Sumatera sepanjang Oktober 2026.

Dari 10 provinsi di Sumatera, enam provinsi mengalami peningkatan NTP, sedangkan empat provinsi lainnya mengalami penurunan.

Peningkatan tertinggi terjadi di Sumatera Selatan sebesar 5,24 persen. Kemudian Lampung naik 1,91 persen dan Kepulauan Riau meningkat 1,19 persen.

Sementara itu, setelah Riau yang turun 4,64 persen, penurunan NTP berikutnya terjadi di Jambi sebesar 1,08 persen dan Aceh sebesar 0,24 persen.

Di sisi lain, BPS juga mencatat kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pertanian di Riau sebesar 0,94 persen pada Oktober 2026.

“Kenaikan tersebut terutama dipicu kelompok makanan, minuman dan tembakau yang meningkat 1,63 persen,” tambahnya.

Selain itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran serta perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga masing-masing naik 0,12 persen. Kelompok transportasi meningkat 0,07 persen.

Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga serta informasi, komunikasi dan jasa keuangan masing-masing mengalami kenaikan 0,02 persen.

Sementara kelompok pakaian dan alas kaki, kesehatan, rekreasi, olahraga dan budaya, serta pendidikan cenderung stabil.

Tak hanya NTP, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Riau juga mengalami penurunan pada Oktober 2026.

NTUP tercatat sebesar 185,02 atau turun 4,07 persen dibandingkan September 2026 yang mencapai 192,87.

Penurunan tersebut disebabkan oleh turunnya indeks harga yang diterima petani sebesar 3,97 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani untuk keperluan produksi dan penambahan barang modal (BPPBM) meningkat 0,11 persen.

Penurunan NTP dan NTUP ini menunjukkan adanya tekanan pada nilai yang diterima petani di tengah kenaikan biaya konsumsi rumah tangga maupun biaya produksi pertanian.
 

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks