Pencarian

Podcast Kelupas

Orangtua Diimbau Awasi Anak Selama PJJ, Jangan Sampai Bermain di Luar Rumah

Kamis, 08 Oktober 2026 • 11:52:39 WIB
Orangtua Diimbau Awasi Anak Selama PJJ, Jangan Sampai Bermain di Luar Rumah
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho meninjau pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengimbau para orangtua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Orangtua diminta memastikan anak tetap beraktivitas di dalam rumah, dan tidak bermain di luar ruangan selama PJJ berlangsung. 

Imbauan ini disampaikan, menyusul kondisi kualitas udara Kota Pekanbaru yang masih berada dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan, penerapan PJJ bertujuan untuk melindungi peserta didik dari gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Karena itu, perlindungan terhadap anak tidak hanya dilakukan dengan menghentikan sementara aktivitas belajar tatap muka di sekolah.

Pengawasan orangtua di rumah juga dinilai penting, agar anak tidak kembali terpapar asap dengan bermain atau beraktivitas di luar ruangan.

"Imbauan kita kepada orangtua, tolong dijaga anak-anak agar bermain di dalam rumah saja," ucap Markarius, Kamis (8/10/2026).

Menurut Markarius, setelah mengikuti pembelajaran secara daring, masih ada peserta didik yang justru bermain di luar rumah. Kondisi tersebut membuat mereka tetap rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

"Setelah mengikuti PJJ melalui daring, banyak yang bermain di luar rumah. Jadi ini yang perlu kita jaga," ujarnya.

Markarius menyebutkan, lebih dari 10 ribu warga Pekanbaru telah mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Jumlah tersebut terhitung sejak 25 Agustus 2026, atau setelah ditetapkannya status siaga Karhutla.

"Karena udara kita di Kota Pekanbaru berada dalam kategori tidak sehat. Sudah lebih sepuluh ribu orang yang terpapar, ada asma, ISPA, pneumonia, dan iritasi," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks